SLEMAN - Pembangunan Tol Jogja-Solo seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman sepanjang 3,2 kilometer terus dikebut. Progresnya telah mencapai 90 persen dan ditargetkan bisa difungsikan saat libur natal dan tahun baru (nataru) pada Desember mendatang. Saat ini, pekerjaan tersisa meliputi pengaspalan, pengecoran, serta penyelesaian gerbang tol, penerangan, dan rambu.
Humas Proyek Tol Jogja-Solo-YIA Area DIY PT Adhi Karya (Persero) Tbk Agung Murhandjanto menyampaikan, dengan progres ini tol bisa difungsikan untuk pelaksanaan libur nataru akhir tahun mendatang. Apalagi secara konstruksi, jalan tol ini sudah bisa dilewati oleh kendaraan.
"Insya Allah bisa difungsikan untuk libur nataru. Tapi kewenangan untuk memfungsikan tetap ada di Jasa Marga dan instansi terkait," katanya ditemui di Mako Polsek Gamping, Kamis (3/9/2026).
Baca Juga: Marak Keracunan MBG, Gubernur DIY Didesak Ambil Tindakan Mitigasi
Apabila dilakukan fungsional pada Desember mendatang, dia yakin sudah bisa dioperasikan layaknya tol operasional umum. Termasuk jika nantinya langsung diberlakukan arus kendaraan dua arah, yakni arus kendaraan masuk dan kendaraan keluar. Sementara soal rambu dan penerangan di tol terus berproses dalam pemasangan sebagai standar utama bagi keamanan.
Khusus untuk Gerbang Tol Trihanggo dia sebut konstruksinya masih berproses. Nantinya akan ada hiasan berupa siluet situs Candi Ratu Boko. Ketika hiasan ini sudah dipasang dan dilakukan penyempurnaan, maka proses pembangunan gerbang tol sudah selesai seluruhnya.
"Kendala itu hanya karena jadwal mobilisasi alat-alat berat. Itu kebanyakan dari luar DIJ, jadi kami harus mobilisasi itu yang perlu waktu," ujarnya.
Baca Juga: Sebulan Curi Sebelas Lampu Proyek Tol, Pria Asal Gamping Sebabkan Kontraktor Rugi Rp 13 Juta
Paket 2.2 ini adalah ruas yang menghubungkan antara Ring Road Trihanggo dengan pintu keluar atau Exit Tol Jogja-Bawen. Agung menyebut, antara tol 2.2 dengan Jogja-Bawen sudah tahap tersambung, tinggal proses pengecoran dan pengaspalan saja. Ketika nanti digunakan fungsional, Agung yakin Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 ini akan membantu kelancaran lalu lintas yang masuk maupun keluar dari DIY, khususnya dari Jawa Tengah. Agar nantinya para pengendara bisa lebih cepat untuk menuju destinasi-destinasi yang dituju.
"Nilai investasinya Rp 1,7 triliun. Tol Kronggahan ini memang sifatnya membantu Tol Jogja-Bawen," tambahnya. (del/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita