PLHUT Sleman Ditarget Selesai Desember Mendatang, Siapkan Layanan Satu Pintu Jemaah Haji dan Umrah

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 21:31 WIB
SIMBOLIS: Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Sleman Rabu (2/9). (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
SIMBOLIS: Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Sleman Rabu (2/9). (Delima Purnamasari/Radar Jogja)

SLEMAN - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) DIY mulai membangun Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Sleman. Fasilitas yang dibangun di Pajangan, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman itu ditargetkan memangkas jalur birokrasi sekaligus memudahkan masyarakat mengakses layanan haji dan umrah.

Plt Kepala Kanwil Kemenhaj DIY Silvia Rosetti mengatakan, PLHUT Sleman dirancang dengan konsep one-stop service. Seluruh layanan, mulai dari administrasi hingga bimbingan manasik haji dan umrah, akan diintegrasikan dalam satu lokasi.

“Proses pembangunan ini tentu tidak lepas dari sinergi bersama pemerintah kabupaten,” katanya saat prosesi peletakan batu pertama Rabu (2/9).

Baca Juga: Rasakan Pahit Manis Bersama Laskar Sembada, Cleberson Ingin Bawa PSS Sleman ke Papan Atas

Menurut Silvia, kehadiran PLHUT tidak hanya untuk memperpendek proses birokrasi. Fasilitas tersebut juga dirancang untuk memberikan pelayanan yang lebih ramah, humanis, dan inklusif, termasuk bagi jamaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Pembangunan gedung dua lantai tersebut ditargetkan selesai pada 6 Desember mendatang. Lantai pertama akan digunakan untuk operasional pelayanan, sedangkan lantai kedua diperuntukkan bagi layanan administrasi.

Baca Juga: Kampung Batik Kauman Solo, Jejak Batik Keraton yang Tetap Lestari

Pembangunan PLHUT dilakukan seiring meningkatnya jumlah jemaah haji dan umrah asal Sleman setiap tahun. Fasilitas terpadu tersebut diharapkan dapat menampung kebutuhan layanan jamaah dalam satu tempat.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan, pembangunan PLHUT menjadi bentuk pemanfaatan aset daerah yang telah lama dinantikan. Pemerintah kabupaten berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Pemanfaatan tanah ini diharapkan dapat segera memberikan kemudahan akses layanan keagamaan bagi warga,” tuturnya.

Harda berharap pelayanan pendaftaran, pembinaan, hingga pemberangkatan jamaah haji dan umrah dapat dilakukan lebih optimal, nyaman, dan akuntabel setelah PLHUT beroperasi. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) DIY Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kanwil Kemenhaj DIY PLHUT Sleman haji dan umrah