Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kampung Batik Kauman Solo, Jejak Batik Keraton yang Tetap Lestari

F
Kampung Batik Kauman Solo, Jejak Batik Keraton yang Tetap Lestari
Kampung Batik Kauman Solo, Jejak Batik Keraton yang Tetap Lestari

Advertisement

 RADAR JOGJA – Kota Surakarta tidak hanya dikenal dengan kekayaan kuliner dan tradisi Jawanya. Di tengah kota, terdapat kawasan yang menyimpan sejarah panjang perkembangan batik, yakni Kampung Batik Kauman.

Kawasan yang berada di sebelah barat Tembok Baluwarti Keraton Surakarta Hadiningrat, Jl. K.H Hasyim Ashari No.1, Kauman, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah ini menjadi salah satu sentra batik yang lekat dengan gaya klasik Keraton. Suasana kampung masih terasa kental dengan nuansa Jawa melalui gang-gang sempit serta deretan rumah tua yang kini banyak dimanfaatkan sebagai tempat produksi, penjualan, maupun galeri batik.

Sejarah Kampung Batik Kauman memiliki hubungan erat dengan kehidupan Keraton Surakarta. Dahulu, kawasan tersebut menjadi tempat tinggal para abdi dalem yang memiliki keterampilan khusus dalam membuat batik. Keahlian membatik diwariskan dari generasi ke generasi untuk menghasilkan kain yang digunakan oleh raja dan keluarga keraton.

Advertisement

Letaknya yang berdekatan dengan keraton juga membuat para pembatik dapat berinteraksi secara langsung dengan lingkungan istana. Hal tersebut turut memengaruhi corak dan nilai filosofis batik yang dihasilkan masyarakat Kauman.

Batik Kauman memiliki karakter yang berbeda dengan batik dari kawasan Laweyan. Jika batik Laweyan dikenal memiliki nuansa saudagaran, batik Kauman lebih mempertahankan corak klasik yang mengikuti pakem keraton.

Advertisement

Warna sogan dengan nuansa cokelat kekuningan, hitam, dan krem menjadi warna yang banyak ditemukan pada batik Kauman. Pilihan warna tersebut memberikan kesan sederhana, elegan, sekaligus mencerminkan karakter batik tradisional Keraton.

Berbagai motif klasik seperti parang, truntum, sidomukti, dan sidoluhur juga menjadi bagian dari kekayaan batik Kauman. Setiap motif memiliki filosofi tersendiri dan mengandung harapan atau doa tertentu. Karena kuatnya hubungan dengan tradisi istana, batik dari kawasan ini kerap dikenal sebagai batik keraton atau batik ningrat.

Seiring perkembangan zaman, Kampung Batik Kauman kini semakin terbuka bagi wisatawan. Rumah-rumah warga yang dahulu menjadi tempat tinggal sekaligus ruang produksi mulai dikembangkan menjadi showroom dan lokasi workshop membatik.

Pengunjung tidak hanya dapat membeli berbagai produk batik, tetapi juga berkesempatan menyaksikan secara langsung proses pembuatan batik, khususnya batik tulis yang membutuhkan ketelitian dan waktu cukup panjang.

Keberadaan bangunan-bangunan lama dan suasana kampung yang masih terjaga menjadi daya tarik tersendiri. Perpaduan antara sejarah, arsitektur Jawa, dan aktivitas membatik membuat Kampung Batik Kauman menjadi salah satu destinasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya Solo lebih dekat.

Advertisement
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Sekaten 2026 Secara Terpisah, Alun-alun Kidul dan Alun-Alun Lor

Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Sekaten 2026 Secara Terpisah, Alun-alun Kidul dan Alun-Alun Lor

Kegiatan setiap tahun yang tak pernah terlewati dan paling dinanti masyarakat Solo dan Yogyakarta yakni Sekaten.  Di Solo, tradisi diawali dengan prosesi selametan sebagai bentuk ucapan syukur, lalu seremoni pembukaan s

Rayakan Hari Jadi Keenam, Keraton Surakarta Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Dua Tokoh Kebumen

Rayakan Hari Jadi Keenam, Keraton Surakarta Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Dua Tokoh Kebumen

HUT Keenam Pakasa Kebumen: Keraton Surakarta Apresiasi Komitmen Pelestarian Budaya di Daerah Keraton Surakarta dan Pakasa Kebumen Bersinergi Bentengi Generasi Muda dari Arus Modernisasi Jaga Warisan Adiluhung, Keraton

Universitas Duta Bangsa Surakarta Persiapkan 331 Mahasiswa KKN-Tematik untuk Akselerasi Inovasi di Kabupaten Gunungkidul

Universitas Duta Bangsa Surakarta Persiapkan 331 Mahasiswa KKN-Tematik untuk Akselerasi Inovasi di Kabupaten Gunungkidul

Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta secara resmi menyelenggarakan rangkaian pembekalan intensif bagi 331 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) pada tanggal 11 hingga 12 Mei 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer