Pabrik Kerajinan Enceng Gondok di Sleman Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 5 Miliar

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 20:31 WIB
Suasana pabrik kerajinan Enceng Gondok di Sleman yang mengalami kebakaran Sabtu (8/8/2026). Istimewa
Suasana pabrik kerajinan Enceng Gondok di Sleman yang mengalami kebakaran Sabtu (8/8/2026). Istimewa

SLEMAN - Pabrik kerajinan enceng gondok milik CV Pandanus Internusa di Jalan Cangkringan Km 8, Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, terbakar Sabtu (8/8/2026) siang. 

Kebakaran sekitar pukul 12.00 itu mengakibatkan bangunan pabrik, peralatan produksi, dan sejumlah kerajinan enceng gondok rusak dengan kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

Setelah menerima informasi dari operator Polres Sleman, petugas piket fungsi Polsek Ngemplak bersama petugas terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) sekaligus mengamankan lokasi.

Baca Juga: Mitos Gunung Merapi: Pasar Bubrah, Tanah Lapang yang Berubah Jadi Pasar Gaib Saat Malam

Kasi Humas Polres Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan,  dalam peristiwa tersebut terdapat seorang warga berinisial DYE, 47, warga Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, yang turut terdampak kebakaran.

"Petugas setelah menerima informasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara dan mengamankan lokasi," ujar Argo.

Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan penanganan terhadap kobaran api. Sejumlah armada pun turut dikerahkan dari Damkar Pemkab Sleman, BPBD Sleman, UGM, Kota Jogja, hingga Pemkab Klaten.

Baca Juga: Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta demi Entaskan Kemiskinan di Alor

Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00. Setelah proses pemadaman selesai, Tim Inafis Polresta Sleman melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan pabrik, sejumlah peralatan produksi, serta barang produksi berupa kerajinan enceng gondok mengalami kerusakan.

"Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai sekitar Rp5 miliar," ujarnya.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut dan pendalaman petugas.

Baca Juga: Truk Kopdes di Sragen Dipakai Angkut Tebu, BPKB Belum Terbit tapi Sudah Disewakan

Argo mengimbau pemilik dan pengelola usaha meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap instalasi listrik dan peralatan produksi.

Selain itu, pengelola usaha diminta memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) serta akses evakuasi yang memadai.

"Apabila terjadi kebakaran, segera hubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian serta jangan melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan," imbaunya. (iza/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
pabrik kerajinan Sleman Kebakaran polres sleman enceng gondok