SLEMAN - Kebakaran rumput ilalang terjadi di sebuah pekarangan kosong milik warga di Padukuhan Ngangkruk, Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman Selasa (14/7) sekitar pukul 13.30. Pekarangan tersebut dimiliki pria berinisial H, 50, yang merupakan warga setempat.
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kobaran api pertama kali terlihat dari area kebun kosong di belakang sebuah sekolah dan dengan cepat merambat ke rumput kering. Warga berupaya memadamkan api secara manual sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Dia sebut tim Damkar yang tiba di lokasi sekitar pukul 13.50 berhasil mengendalikan api dan memadamkan kebakaran sepenuhnya sekitar pukul 14.40. Personel Polsek Ngaglik bersama Bhabinkamtibmas dan perangkat wilayah turut melakukan pengamanan serta pengecekan lokasi.
"Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, sedangkan kerugian materi hanya berupa rumput liar yang terbakar," katanya dikonfirmasi Selasa (14/7).
Menurut Argo, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh pembakaran sampah yang kemudian tertiup angin hingga menyambar rumput kering di sekitarnya. Dia sebut wilayah cakupan kebakaran ini cukup kecil, tidak seperti kebakaran-kebakaran yang lalu yang mencapai hektaran. Atas peristiwa ini dia mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah maupun rumput kering secara sembarangan, terutama saat cuaca panas dan berangin. Termasuk memastikan api benar-benar padam setelah digunakan.
"Segera laporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar kebakaran tidak meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga," pesannya. (del)