Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buntut Dugaan Kekerasan Seksual oleh Dosen, Ratusan Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Gruduk Gedung Rektorat

Delima Purnamasari • Rabu, 20 Mei 2026 | 15:52 WIB
Aksi demo mahasiswa di Kantor Rektorat UPN Veteran Yogyakarta - Delima Purnamasari/Radar Jogja
Aksi demo mahasiswa di Kantor Rektorat UPN Veteran Yogyakarta - Delima Purnamasari/Radar Jogja

SLEMAN - Ratusan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta melakukan aksi demo di gedung rektorat pada Rabu (20/5) sore. Aksi ini buntut dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen. 

Pantauan Radar Jogja massa aksi serempak mengenakan pakaian hitam. Saat mereka datang sebenarnya pintu Gedung Raktorat ditutup, tetapi mereka mencoba menggedor-nggedor dan meminta agar pintu dibuka. Saat sudah dibuka, jumlah peserta aksi begitu banyak hingga meluap sampai keluar gedung rektorat. 

Mereka turut membawa sejumlah poster aksi dengan tulisan "All eyes on FP", " Reformasi Birokrasi", hingga "Di mana Ruang Aman Kami". Dalam aksi ini terlihat sejumlah pejabat kampus turut hadir, termasuk Rektor Mohamad Irhas Effendi. Salah satu mahasiswa perempuan yang jadi peserta aksi menjelaskan, kasus kekerasan seksual sudah lama terjadi di kampus bela negara ini. 

"Jadi sudah lama terjadi sejak sebelum viral di X itu, tetapi penanganannya stagnan," katanya ditemui di sela-sela aksi. 
Baca Juga: Igor Tolic Tekankan Persib Bandung Belum Menjadi Juara, Siapkan Tim Jelang Pertandingan Penentu

Usai viralnya kasus kekerasan seksual di Jurusan Agroteknologi itu, mahasiswa terus melakukan konsolidasi. Lalu akhirnya semakin banyak korban yang berani bersuara. Dia sebut ada dosen lain yang diduga juga jadi pelaku, tidak hanya satu orang. 

Menurutnya, aksi ini adalah akumulasi kemarahan dan kemuakkan mereka karena kampus dinilai lelet dalam menangani kasus kekerasan seksual. Misalnya, tidak ada pernyataan yang jelas atas kasus ini dan nomor resmi satuan tugas pencegahan dan penanganan kekerasan perguruan tinggi (Satgas PPKPT) sebagai lini depan penanganan kasus justru tidak aktif. 

"Saya sebagai perempuan itu merasa dekat. Jadi ikut merasakan apa yang dirasakan oleh korban," katanya ditemui di tengah-tengah aksi. 

Hingga pukul 15.25 saat ini mahasiswa masih terus menyuarakan orasi dan tuntutannya. Mereka terus meneriakkan slogan-slogan mahasiswa di depan para pejabat kampus yang hadir. (del)

Editor : Bahana.
#upn veteran yogyakarta #mahasiswa upnv yk demo #dosen cabulo mahasiswa #Yogyakarta #UPNV YK