Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gerbang Tol Trihanggo Mulai Dibangun, Kontraktor Sebut Desainnya Mengadopsi Siluet dari Candi Ratu Boko

Delima Purnamasari • Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB
PROYEK NASIONAL: Proses pembangunan konstruksi Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 di Kabupaten Sleman yang sudah mencapai 85 persen. (Dokumentasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk)
PROYEK NASIONAL: Proses pembangunan konstruksi Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 di Kabupaten Sleman yang sudah mencapai 85 persen. (Dokumentasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk)

SLEMAN - Progres pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 saat ini sudah mencapai 85 persen. Pekerjaan konstruksi terus dikebut dengan fokus utama saat ini adalah pemasangan girder atau balok beton yang ditargetkan selesai pada pertengahan Juli mendatang.  

Humas Proyek Tol Jogja-Solo-YIA Area DIY PT Adhi Karya (Persero) Tbk Agung Murhandjanto menyampaikan, untuk pemasangan girder ini dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan lalu lintas di ring road. Sementara pada siang hari fokus untuk memperlebar ruang bagi arus kendaraan yang lewat. Hal ini dilakukan dengan memepetkan pembatas proyek berupa water barrier maupun MCB. 

Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Nottingham Forest Premier League Minggu 17 Mei 2026 Kick Off 18.30 WIB, Setan Meraih Ingin Kemenangan Kandang Terakhir

"Tapi saat ini baru long weekend jadi kami hentikan dulu karena memang arus jalannya padat. Mungkin minggu depan kami mulai lagi erection girder-nya," katanya dihubungi Minggu (17/5). 

Para pekerja juga sudah mengerjakan Gerbang Tol (GT) Trihanggo termasuk dengan ramp-on maupun ramp-off-nya. Ramp-on ini merupakan akses untuk masuk ke jalan tol sementara ramp-off kebalikannya. Untuk GT Trihanggo ini dia sebut pembangunannya memang baru mulai dengan progres sekitar lima persen.

"Untuk desainnya sudah ada. Pokoknya nanti ada kejutan untuk masyarakat DIY di gerbang yang baru itu," ujarnya. 

Baca Juga: Tantang PSM Tanpa Bojan Hodak, Igor Tolic ungkap Kesiapan Persib Bandung: Semua Pemain Paham Apa Yang Harus Dilakukan

Agung membocorkan, desainnya akan mengadopsi siluet dari Candi Ratu Boko. Ada juga penggunaan tulisan aksara Jawa di gerbangnya seperti yang ada di GT Purwomartani. Masyarakat diperkirakan mulai bisa melihat konstruksi utuhnya pada Juli mendatang. Fasilitas ini sendiri berupa plaza atau arsitektur gerbang tol yang dibangun di sebelah timur simpang empat Kronggahan. 

Proses konstruksi dia pastikan berjalan sesuai dengan jadwal. Apalagi untuk lahan tol sudah terbebas seratus persen setelah lebaran lalu. Hal ini usai kesepakatan perobohan sebagian bangunan SDN Nglarang yang digunakan untuk kaki timbunan tol. Secara fisik Tol Jogja-Solo ini juga sudah tersambung secara kontruksi dengan Tol Jogja-Bawen Seksi I di wilayah Sidomoyo. Prosesnya kini tinggal penyempurnaan saja. 

Baca Juga: Pernah Diberhentikan sebagai Dukuh atas Dugaan Kasus Pencurian, Warga Padukuhan Dukuh Tolak Suharyadi Kembali Menjabat

"Selama proses ini tentu kami memastikan kenyamanan masyarakat. Jadi rambu dan lampu penerangan sudah kami siapkan," tambah Agung. 

 

Bagi jalan-jalan yang terdampak, dia sebut juga langsung dilakukan penanganan. Hal ini dilakukan dengan penambalan pada lubang yang ada agar konstruksi tidak memengaruhi keselamatan pengguna jalan. "Proses kami tentu masih banyak. Setelah pasang girder itu pasang safety deck dan cor untuk lantai tolnya," kata Agung. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 #Gerbang Tol (GT) Trihanggo #Gerbang Tol Trihanggo #candi ratu boko #tol jogja-solo