Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Belum Miliki Bangunan, Pengurus KDMP Tridadi Siasati dengan Berjualan UMKM di Pinggir Jalan

Delima Purnamasari • Rabu, 13 Mei 2026 | 20:15 WIB
Bazar KDMP Tridadi yang digelar setiap hari Rabu. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
Bazar KDMP Tridadi yang digelar setiap hari Rabu. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
 
SLEMAN - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai program pemerintah pusat tidak serta-merta bisa berjalan mulus. Secara kelembagaan memang sudah diluncurkan sejak Senin (21/7/2025) lalu oleh Presiden Prabowo Subianto. Hanya saja sampai saat ini sejumlah KDMP bahkan belum memiliki gedung usaha termasuk KDMP Tridadi, Kabupaten Sleman. 
 
Salah satu pengurus KDMP Tridadi Giyati menjelaskan, untuk menyiasati hal tersebut pada pengurus menyelenggarakan Rabu Berkah di pinggir Jalan Parasamya. Kegiatan ini dibuat untuk menjual produk UMKM dan hasil dari kelompok tani setempat. Agenda semacam ini memang baru bisa diselenggarakan sekali sepekan sesuai kemampuan para pengurus. 
 
"Setiap Selasa biasanya kami rapat untuk evaluasi dan menyusun kegiatan. Rabunya kami gelar kegiatan ini," katanya ditemui di sela-sela berjualan, Rabu (13/5). 
 
 
Diakui dari berjualan semacam ini keuntungan yang diperoleh memang tidak banyak. Hasil yang didapat juga harus dibagi dengan kelompok wanita tani sebagai biaya menyewa tenda jualan. Giyati hanya berharap ini bisa jadi kegiatan bagi para pengurus sekaligus memperkenalkan KDMP pada masyarakat. Para pengurus KDMP Tridadi memang mencoba bergerak lebih dahulu sembari menanti gedung dan sarana prasarana jadi. Hal ini adalah wujud amanah karena mereka sudah dikukuhkan. Ketika infrastruktur sudah jadi, harapannya pengurus tinggal melanjutkan. 
 
"Usaha yang baru jalan jualan ini sama melayani pesanan snack atau katering. Kami ambil dari UMKM di Tridadi," tambahnya. 
 
 
KDMP Tridadi sendiri pada 2025 lalu baru memiliki enam anggota. Lalu pada 2026 ini sudah ada 120 orang dan ditargetkan bisa bertambah sebanyak-banyaknya. Giyati menilai jumlah itu cukup lumayan karena sosialisasi resmi di tiap-tiap padukuhan belum dilakukan. Untuk jadi anggota sendiri harus membayar simpanan pokok Rp 100 ribu dan simpanan wajib Rp 10 ribu per bulan. 
 
"Harapannya semua yang jadi program itu terealisasi dan hasilnya bisa dimanfaatkan anggota serta memberi kebermanfaaatan," harapnya. 
 
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinkop UKM Kabupaten Sleman, Dewi Pratika Damayanti menjelaskan, sampai saat ini dari 86 KDMP di Bumi Sembada yang beroperasi baru sekitar 30 titik. Sementara untuk yang lainnya masih berprogres. 
 
"Untuk dana himbara juga belum ada yang melakukan peminjaman," katanya. (del) 
 
 
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) #kdmp tridadi #rabu berkah #KDMP #UMKM