SLEMAN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt., atau yang akrab disapa Melki Laka Lena, menggelar silaturahmi dan dialog bersama komunitas diaspora NTT di Yogyakarta.
Acara berlangsung di Resto Ikan Bakar Pantai Timur, Jl. Laksda Adisucipto No. 5, Ambarukmo, Sleman, pada Senin (26 April 2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dengan masyarakat perantau asal NTT yang tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Gubernur Melki Laka Lena didampingi Owner Resto Ikan Bakar Pantai Timur Yehezkiel Damaledo, Ibu Penghubung NTT di Jakarta Florida Taty S.ST., Daniel Damaledo, serta Bagus Setyawan selaku Penasehat resto tersebut.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI RABU, 29 APRIL 2026
Menurut Memoris T.F. Sarumaha, SH., selaku Humas Resto Ikan Bakar Pantai Timur Yogyakarta, kehadiran Gubernur NTT sangat berarti untuk memperkuat silaturahmi dengan para perantau.
Resto yang baru berusia delapan bulan ini telah berkembang pesat, bahkan menjadi viral dan dikunjungi pelanggan dari berbagai daerah hingga mancanegara.
“Resto ini mengusung konsep kuliner khas NTT yang autentik, dipadukan dengan nuansa budaya etnik."
"Para perantau dari Timur merasa seperti ‘pulang kampung halaman’ saat berkunjung ke sini,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.
Baca Juga: Harga Dexlite Tembus Rp 23.900, Operasional Damkarmat Gunungkidul Tetap Prioritas
Ia mengapresiasi Resto Ikan Bakar Pantai Timur sebagai inspirasi usaha produktif berbasis budaya daerah.
Menurutnya, para perantau di Yogyakarta perlu menunjukkan citra positif masyarakat Timur melalui karya nyata, kreativitas, dan usaha kuliner yang berkualitas.
Restoran ini menyajikan beragam menu autentik NTT, antara lain:
Ikan bakar Rica, Ikan bakar polos, ikan bakar gurih, Ikan goreng rempah, Tuna kuah kuning, Sayur rumpu rampe, dan Aneka sambal khas NTT.
Selain kuliner, resto ini juga menghadirkan ruang pertemuan lintas budaya yang nyaman, mencerminkan semangat persaudaraan.
Lokasinya strategis di Jl. Laksda Adisucipto, Ambarukmo, Sleman, hanya beberapa langkah dari area hotel dan pusat aktivitas di Jogja.
Dalam dialog tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan semangat pembangunan NTT melalui gerakan “Ayo Bangun NTT, Beta NTT Manis dan Baik, Baku Sayang dan Baku Jaga.”
Tema ini menjadi bagian penting dari visi pembangunan lima tahun ke depan.
“NTT tidak bisa dibangun hanya dari dalam wilayah saja."
"Kami butuh kontribusi seluruh potensi masyarakat NTT di perantauan, termasuk di Yogyakarta, melalui sinergi dengan Badan Penghubung NTT di Jakarta,” tegasnya.
Acara dihadiri komunitas diaspora NTT, tokoh senior, sesepuh, serta ikatan keluarga pelajar dan mahasiswa dari 21 kabupaten/kota se-NTT di DIY.
Acara ini dibuka dengan penampilan budaya Tari Bidu dari Malaka dan Tari Raminten Raminto Tolak Bala oleh Raminten Group Yogyakarta.
Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Baca Juga: Pajak Kendaraan Masuk Desa, KDMP di Kebumen Kini Raup Cuan dari Jasa Layanan Samsat
Gubernur juga mengingatkan para pendatang untuk selalu berbuat baik, menjaga ketertiban, dan merawat kenyamanan Yogyakarta sebagai tuan rumah.
Kehadiran Gubernur NTT di Resto Ikan Bakar Pantai Timur semakin memperkuat eksistensi resto ini sebagai destinasi kuliner khas NTT di Jogja.
Tidak hanya menjual makanan lezat, tapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur kepada masyarakat luas sekaligus menjadi wadah aktivitas positif bagi para perantau.
Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi ikan bakar otentik khas NTT di Yogyakarta, Resto Ikan Bakar Pantai Timur buka setiap hari pukul 10.00–23.00 WIB.
Reservasi dapat dilakukan melalui nomor yang tersedia di akun resmi mereka.
Acara ini diharapkan menjadi pintu kolaborasi lebih luas antara pemerintah NTT dan diaspora di perantauan untuk membangun provinsi yang lebih maju. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin