Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Waduh! Tiga Sumur Warga di Turi Tercemar Limbah SPPG, Kepala Dapur Sebut akan Buatkan Sumur Bor

Delima Purnamasari • Jumat, 10 April 2026 | 12:30 WIB
Sumur warga yang tercemar berwarna hitam dan penuh kotoran - Delima Purnamasari/Radar Jogja
Sumur warga yang tercemar berwarna hitam dan penuh kotoran - Delima Purnamasari/Radar Jogja

SLEMAN - Tiga sumur warga di Padukuhan Kendal, Bangunkerto, Turi, Sleman tercemar limbah dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Kondisi ini disebut sudah terjadi selama enam bulan terakhir dan warga terpaksa meminta air dari rumah lain yang tidak tercemar. 

Pantauan Radar Jogja di salah satu rumah warga terdampak, air sumur memang berwarna hitam gelap.

Terdapat gumpalan-gumpalan kotoran yang mengambang sehingga air tidak layak digunakan. Warga sekitar menyebut awalnya hanya berupa timbulan busa.

Lalu dari waktu ke waktu air berubah jadi hitam dan berbau. Kondisi saat ini sudah lebih baik karena sudah dilakukan penyedotan sekitar tujuh kali. 
Baca Juga: Indonesia vs Vietnam di Semifinal ASEAN Futsal Championship 2026, Hector Souto: Sangat Menantang

Kepala SPPG Bangunkerto 02, Radhian Azizi menjelaskan, kondisi ini bisa terjadi karena awal tempat pembuangan SPPG hanya berupa buis beton yang biasa digunakan untuk sumur.

Tidak tahu jika akhirnya bisa terdampak sampai ke rumah warga sekitar. Dalam sehari SPPG Bangunkerto 02 sendiri menyalurkan 2840 porsi makan bergizi gratis (MBG).

"Saat ini kami masih beroperasi biasa dan sudah membuat IPAL baru yang kedap air. Jadi sudah tertangani," katanya ditemui di SPPG Bangunkerto 02, Jumat (10/4). 

Dia menjelaskan, dari SPPG juga tengah dalam proses pembenahan baku mutu air. Sementara untuk rumah tiga warga terdampak juga akan dilakukan survei dalam rangka pembuatan sumur bor dengan biaya dari SPPG.

Baca Juga: Satoru Mochizuki Panggil 24 Pemain untuk Perkuat Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Series 2026, Berikut Daftarnya

"Target sumur baru bisa selesai secepatnya. Kami juga enggak mau kalau lama-lama," tambahnya. 

Menurutnya, saat kejadian awal dari SPPG juga telah melakukan penyedotan air pada sumur warga.

 Hanya saja belum benar-benar bisa tertangani karena ada kemungkinan sisa limbah yang berada di tanah masih banyak.

Usai dilakukan penyedotan, minyak kembali muncul lagi. SPPG juga telah memberikan biaya pada warga terdampak untuk membeli  pompa sebagai alat untuk menyalurkan air milik rumah lain secara sementara. 
Baca Juga: Siapkan Dari Sekarang! Berikut Persyaratan Yang Harus Disiapkan untuk Mendaftar CPNS 2026
 
"Ini sisa cucian, kalau sisa makanan sudah kami tangani dengan diberikan ke bebek," tambahnya. (del)

Editor : Bahana.
#sumur tercemar limbah #sumur tercemar limbah sppg #Sleman #BGN