Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Anggaran Tak Sampai Setengah Dibanding Tahun Lalu, Paskibraka Sleman Tak Pakai Formasi Penuh

Delima Purnamasari • Kamis, 9 April 2026 | 21:44 WIB
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman Samsul Bakri. Delima Purnamasari/Radar Jogja
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman Samsul Bakri. Delima Purnamasari/Radar Jogja

SLEMAN - Anggaran pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sleman pada 2026 tak sampai setengah dibanding tahun sebelumnya. 

Pada 2025 sebesar Rp 1,8 miliar sementara 2026 ini hanya tinggal Rp 682 juta sebagai imbas dari efisiensi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman Samsul Bakri menjelaskan, anjloknya anggaran ini jelas berpengaruh signifikan.

Jika sebelumnya ada formasi penuh dengan 70 orang, tahun ini pasukan hanya terdiri dari 38 orang. Volume latihan juga akan lebih banyak dilakukan di lapangan.

Baca Juga: Cerita Ezra Timothy Nugroho, Alumni UGM Yang 57 Hari Berada di Benua Antartika; Temukan Spesies Hewan Berusia 3.500 Tahun

Sementara masa karantina sebagai bagian program yang dianggap besar anggarannya juga dikurangi.

"Kalau mekanismenya gampang. Formasinya setengah pasukan. Untuk teknisnya dikoordinasikan dengan pelatih," katanya ditemui di Kompleks Pemkab Sleman, Kamis (9/4).

Samsul juga menyebut, jika sebelumnya peningkatan kapasitas dilakukan di Surabaya. Tahun ini akan dilakukan di sekitar Jawa Tengah. Insentif penghargaan yang diberikan juga dimungkinkan untuk disesuaikan.

"Fasilitas-fasilitas peserta pasti ada. Misal seragam itu tetap sama," tambahnya.

Baca Juga: Dijanjikan Kerja di Busan dan Gaji Rp 12 Juta, Warga Sewon Bantul Jadi Korban Scam di Kamboja

Walau dengan kondisi efisiensi ini, dia menyebut antusiasme para peserta tidak terpengaruh. Terbukti dari jumlah pendaftar Paskibraka yang mencapai 171 orang.

Mereka disebut sangat bersemangat menjalani proses seleksi. Performa mereka pada saat hari H dia pastikan juga tidak akan terpengaruh.

Samsul menilai, jumlah peserta yang berkurang membuat pelatihan jadi lebih intensif.

"Sekarang dari sisi postur saya lihat juga lebih bagus. Rata-rata tinggi badannya," tambahnya.

Baca Juga: PSIM Jogja di Peringkat 8, Pelatih Van Gastel Tekankan Proses, Akui Timnya Belum Aman dari Zona Degradasi

Saat ini mereka masih dalam proses seleksi Paskibraka dengan berbagai tahapan. Mulai dari kesehatan, peraturan baris-berbaris, hingga kepribadian.

Samsul menilai Paskibraka tidak sekadar bertugas mengibarkan bendera, tetapi juga bentuk pembinaan bagi generasi muda.

"Semakin banyak yang jadi Paskibraka sebenarnya sama saja mengasah kader-kader muda," tambahnya. (del)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#paskibraka #Sleman #Kesbangpol