SLEMAN - Pembongkaran bangunan terdampak proyek Tol Jogja-Solo terus dilakukan. Termasuk yang berada di sepanjang Ring Road Utara, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok. Wilayah ini terdampak tol seksi II Paket 2.1A yang akan memanjang 3,7 kilometer melewati Kalurahan Purwomartani-Maguwoharjo.
Pantauan Radar Jogja di lokasi, sejumlah pekerja tampak sibuk melakukan pembongkaran. Mereka menggunakan ekskavator untuk menghancurkan bangunan dan mengangkut reruntuhan ke dalam truk. Terlihat juga sejumlah orang yang menggunakan palu untuk memisahkan besi-besi di dalam sisa pondasi.
Salah seorang petugas lapangan, Bukhori mengaku bertugas untuk memastikan lahan benar-benar rata agar nantinya proyek tol bisa berjalan. Dalam periode ini ada delapan bangunan yang akan dibongkar.
Dia menyebut sasaran bangunannya khusus bagi yang administrasinya selesai dan memang sudah tidak ditinggali. "Kami sudah mulai sejak kemarin. Untuk waktu pembongkaran tidak tentu, tergantung proses administrasi," katanya saat ditemui di lokasi, Selasa (7/4).
Dia tidak tahu pasti kapan bangunan ini mulai kosong. Tugasnya hanya meratakan bangunan sesuai arahan kontraktor. Sementara sisa-sisa bangunan dapat diangkut untuk digunakan sebagai bahan uruk.
Sementara itu, Pj Lurah Maguwoharjo Isti Fajaroh menjelaskan, di wilayahnya masih ada beberapa bangunan yang berproses untuk perbaikan dokumen alas hak. Bagi mereka yang sudah selesai hak-haknya, memang sudah masuk dalam proses pembongkaran bangunan.
"Yang belum selesai, bangunan masih dibiarkan sampai proses selesai atau lewat konsinyasi jika itu masuk ranah hukum," katanya.
Di Kalurahan Maguwoharjo sendiri dia sebut ada lima padukuhan yang terdampak Tol Jogja-Solo. Terdiri atas Padukuhan Ringinsari, Sembego, Maguwo, Sanggrahan, dan Pugeran. Tidak semuanya serta-merta berada di pinggir Ring Road Utara. (del/laz)