SLEMAN - Puncak arus mudik di Bandara Adisutjipto terjadi Jumat (18/3). Sementara arus balik diprediksi pada Sabtu (28/3).
General Manager Bandar Udara Adisutjipto Wibowo Cahyono Soekadi menyebut, selama periode tersebut aktivitas penerbangan dan pergerakan penumpang di Bandara Adisutjipto diproyeksikan meningkat signifikan. Sementara untuk total pergerakan pesawat diperkirakan meningkat sebesar 213,8 persen menjadi 226 pergerakan pesawat. Hal ini dibandingkan periode Lebaran 2025 yang tercatat 72 pergerakan pesawat.
Untuk mendukung peningkatan permintaan ini dia sebut akan beroperasi penerbangan tambahan (extra flight) sebanyak 43. Terdiri dari 24 penerbangan kedatangan dan 19 penerbangan keberangkatan. "Masyarakat diimbau tetap mematuhi ketentuan perjalanan, memperhatikan jadwal penerbangan, dan datang lebih awal ke bandara," ungkapnya dalam keterangan tertulis Jumat (13/3).
Selama libur Lebaran, Bandara Adisutjipto turut membuka posko layanan untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat. Posko ini mulai beroperasi pada 13-30 Maret. Di dalamnya ada berbagai unsur yang tergabung, seperti otorita bandara, maskapai penerbangan, petugas keamanan, hingga instansi pendukung.
Baca Juga: Demo, Eks Karyawan PT SAK Segel Kantor Perusahaan di Kulon Progo Tuntut Pembayaran Gaji
Adanya posko ini, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar-instansi. Sekaligus memantau langsung operasional penerbangan, pergerakan penumpang, hingga pelayanan di bandara. Posko layanan ini juga menyediakan informasi bagi penumpang sekaligus layanan pengaduan. Nantinya petugas posko juga akan melakukan pemantauan terhadap aspek keselamatan, keamanan, sekaligus kesiapan fasilitas bandara. "Dengan adanya posko ini harapannya seluruh perjalanan bisa lancar dan kondusif," katanya. (del/eno)