Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sempat Diduga karena Kembang Api, Polisi Sebut Kebakaran di Blimbingsari karena Korsleting Listrik

Delima Purnamasari • Minggu, 22 Februari 2026 | 09:35 WIB

 

Kebakaran di Blimbingsari
Kebakaran di Blimbingsari
SLEMAN - Kebakaran rumah di wilayah Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Sleman terjadi pada Sabtu (21/2) lalu.

Polisi menerima laporan kebakaran ini pada pukul 17.00. Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan rumah yang terbakar diketahui milik Sdr. D.V.S. (39), warga Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Salamun menyebut, berdasarkan keterangan awal kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.45.

Hal ini usai saksi mendengar suara percikan diduga berasal dari kembang api yang tersimpan di dalam garasi rumah korban.

Sejumlah saksi di lokasi, yakni Sdri. D.K.D. (40), Sdr. R.P. (45), dan Sdr. J.P. (60) segera mendatangi sumber api. Lalu bersama warga berupaya melakukan pemadaman awal sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Unsur Damkar turut diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

"Api lalu berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15," kata Salamun dalam keterangan resmi, Minggu (22/2).

Menurut Salamun, dari hasil olah tempat kejadian perkara oleh Tim Identifikasi Polresta Sleman kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik di bagian belakang rumah.

Tepatnya di area yang terdapat sejumlah peralatan elektronik, seperti kulkas, magicom, dan kipas angin.

Api kemudian membesar dan merembet ke bagian depan rumah hingga membakar sejumlah kembang api sisa dagangan yang disimpan di garasi.

Adapun kembang api yang terbakar terdiri dari beberapa jenis, antara lain kembang api kawat, air mancur, gangsing, serta bola tembak.

"Percikan dari kembang api tersebut sempat menimbulkan letupan ke arah atas sebelum akhirnya berhasil dipadamkan," katanya.

Akibat kejadian tersebut, bangunan rumah seluas kurang lebih 50 meter persegi hangus terbakar.

Selain itu, dua unit sepeda motor, satu unit mesin jahit, dua unit kulkas, serta sekitar 30 ekor burung peliharaan untuk dijual turut terdampak.

Kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp100 juta.

Salamun menerangkan, pemilik rumah sehari-hari diketahui berprofesi sebagai pedagang pakan burung dan ternak.

Serta berjualan kembang api musiman di wilayah Pasar Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa.

Saat ini lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan dan penanganan lebih lanjut.

Dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik.

Sekaligus dalam penyimpanan bahan yang mudah terbakar guna mencegah terjadinya peristiwa serupa. (del)

Editor : Bahana.
#kembang api #Kebakaran #blimbingsari