Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manajemen Buka Suara soal Penyalaan Kembang Api di Candi Prambanan

D
Penulis: Delima Purnamasari❯

Advertisement

JADI JUJUKAN: Objek wisata Candi Prambanan masih menjadi destinasi favorit saat mengunjungi Sleman.
JADI JUJUKAN: Objek wisata Candi Prambanan masih menjadi destinasi favorit saat mengunjungi Sleman.

 

 

Advertisement

SLEMAN - Penyalaan kembang api di Candi Prambanan tengah jadi bahasan warganet di sejumlah media sosial. Warganet menyebut bahwa penyalaan kembang api ini bertujuan untuk foto prewedding. Sebagian mengaku kaget sampai keluar rumah dan tak sedikit yang mengkhawatirkan dampak kembang api bagi bangunan bersejarah tersebut. 

 

General Manager Prambanan & Ratu Boko, Leonardus Adityo Nugroho menjelaskan, terkait informasi mengenai suara kembang api di sekitar kawasan Candi Prambanan dilakukan pada Rabu (24/6) pukul 21.00. Dia menegaskan bahwa penyalaan kembang api tersebut tidak dilakukan di area operasional Candi Prambanan atau Zona 2.

Advertisement

 

 

"Penyalaan kembang api berada di luar area Candi Prambanan, tepatnya di area RT 25 Desa Tlogo, Prambanan, Klaten," katanya dikonfirmasi, Kamis (25/6). 

 

Berdasarkan informasi yang dia terima, kegiatan tersebut telah berkoordinasi dengan warga desa setempat dan sudah memperoleh perizinan dari pihak berwenang. Adityo menegaskan, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan, kenyamanan pengunjung, masyarakat sekitar, serta kelestarian kawasan cagar budaya.

 

 

Saat disinggung soal tujuan penyalaan kembang api tersebut untuk foto prewedding seperti yang tersebar di media sosial, Adityo sebatas memberi jawaban normatif. Dia sebut segala kegiatan di dalam kawasan Candi Prambanan sudah mendapatkan izin dari seluruh pihak terkait dan mematuhi seluruh peraturan yang ada.

 

"Saya bilang apapun kegiatannya. Apakah foto prewedding, wedding, konser, persembahyangan semua mengikuti aturan," ujarnya. (del) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab Sleman-Klaten Sepakat Bagi Pajak Prambanan, Hasilnya untuk Kenyamanan Wisatawan

Pemkab Sleman-Klaten Sepakat Bagi Pajak Prambanan, Hasilnya untuk Kenyamanan Wisatawan

Pemkab Sleman dan Klaten sepakat membagi penerimaan PBJT dari kawasan Candi Prambanan untuk mendukung kenyamanan wisatawan dan pengembangan kawasan.

Pemerintah Kebut Restorasi Candi Prambanan Yogyakarta,

Pemerintah Kebut Restorasi Candi Prambanan Yogyakarta,

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan tengah menyiapkan langkah untuk mempercepat pemugaran kawasan Candi Prambanan secara menyeluruh. Upaya tersebut diarahkan tidak hanya untuk mempertahankan kondisi cagar budaya,

Peringati Hari Anak Nasional, 500 Siswa Sleman Pelajari Situs Sejarah Candi Prambanan

Peringati Hari Anak Nasional, 500 Siswa Sleman Pelajari Situs Sejarah Candi Prambanan

Sebanyak 500 siswa dari 27 sekolah di Sleman diajak mempelajari situs sejarah Candi Prambanan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Rabu (22/7/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer