Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Merapi Erupsi Lagi! Awan Panas Guguran Meluncur 1.500 Meter ke Arah Barat Daya, BPPTKG: Status Siaga Level III

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 31 Januari 2026 | 06:18 WIB
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.

SLEMAN – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah kembali menunjukkan peningkatan. Dalam periode pengamatan Jumat, 30 Januari 2026, tercatat gunung api aktif ini meluncurkan Awan Panas Guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 1,5 kilometer.

Berdasarkan laporan resmi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), teramati dua kali awan panas guguran yang mengarah ke sektor barat daya dan hulu sungai di lereng Merapi.

"Terjadi satu kali awan panas guguran ke arah barat daya dengan estimasi jarak luncur 1.500 meter. Selain itu, teramati pula satu kali awan panas ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak yang sama," tulis penyusun laporan BPPTKG, Erwin Widyon dan Suraji dalam keterangan resminya, Sabtu (31/1).

Guguran Lava Pijar Capai 37 Kali

Tak hanya awan panas, guguran lava pijar juga masih sangat intensif. Sepanjang hari kemarin, tercatat sebanyak 37 kali guguran lava meluncur ke arah barat daya, meliputi Kali Sat/Putih, Kali Krasak, Kali Bebeng, dan Kali Boyong. Jarak luncur maksimum terpantau mencapai 2.000 meter (2 km).

Secara visual, gunung setinggi 2.968 mdpl tersebut terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati secara visual, namun data kegempaan menunjukkan aktivitas yang masih tinggi:

Awan Panas Guguran: 2 kejadian (Amplitudo 54-101 mm)

Guguran: 130 kali

Hybrid/Fase Banyak: 95 kali

Rekomendasi dan Daerah Bahaya

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di Level III (Siaga). BPPTKG memperingatkan adanya suplai magma yang masih berlangsung, yang berpotensi memicu awan panas guguran sewaktu-waktu.

Potensi Bahaya Saat Ini:

Sektor Selatan-Barat Daya: Sungai Boyong (maksimal 5 km), Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (maksimal 7 km).

Sektor Tenggara: Sungai Woro (maksimal 3 km) dan Sungai Gendol (5 km).

Lontaran Material: Jika terjadi letusan eksplosif, material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar dingin, terutama saat terjadi hujan di seputar puncak Merapi," tegas laporan tersebut.

Masyarakat juga diimbau untuk menyiapkan masker dan perlengkapan perlindungan diri guna mengantisipasi gangguan abu vulkanik jika terjadi erupsi yang lebih besar. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi hari ini #Status Merapi Hari Ini #Gunung Merapi #awan panas guguran #Merapi Hari Ini #BPPTKG #Kabupaten Sleman #lava pijar