Lokasinya berada di kawasan Gunung Wangi, Padukuhan Krasaan, Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, pada Rabu (14/01) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, korban diketahui berinisial MR. X.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui berdasarkan informasi dari warga kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan keterangan saksi WY dan MW, awalnya saksi WY didatangi seseorang yang mengaku berasal dari wilayah Piyungan. Seseorang itu menanyakan keberadaan sebuah gardu di area Gunung Wangi.
"Orang tersebut kemudian menunjukkan foto melalui telepon genggam yang memperlihatkan adanya seorang pria yang diduga meninggal dunia dengan cara gantung diri," terang Salamun lewat keterangan tertulis, Kamis (15/1).
Selanjutnya saksi WY menyampaikan informasi tersebut kepada saksi MW dan melaporkannya ke Polsek Berbah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Berbah bersama piket pawas, piket fungsi gabungan, dan Bhabinkamtibmas Kalurahan Jogotirto mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan dan olah TKP.
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis Puskesmas Berbah, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 72–96 jam sebelum ditemukan. Dengan kata lain, tiga sampai empat hari.
"Kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut," tambah Salamun.
Dia menerangkan, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah kepolisian serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan. (del)
Editor : Bahana.