SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman akan bergabung dalam program pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Piyungan, Bantul. Direncanakan Bumi Sembada mendapat alokasi 450 ton sampah untuk disetor tiap harinya.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Sugeng Riyanta menjelaskan, direncanakan penyediaan berbagai infrastruktur untuk menunjang alokasi tersebut. Salah satunya adalah pembangunan transfer depo.
Hal ini bisa dilihat dari data tiga TPST Bumi Sembada pada 2025. Di TPST Tamanmartani sampah yang masuk sejumlah 5.049 ton, residu yang dihasilkan mencapai 711 ton. Begitu juga dengan TPST Minggir dari 5.080 ton sampah yang masuk, 1.930 ton di antaranya jadi residu. Termasuk di TPST Donokerto, dari 1.264 ton sampah masuk, 260 tonnya jadi residu.
"Kuota terakhir kami di TPA Piyungan 170 ton di 2025 sudah dihabiskan. Alhamdulillah mengurangi residu di Sleman," katanya.