SLEMAN - Kepastian tersedianya stok darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman jadi tantangan tersendiri. Terlebih, jarak antara libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan Ramadan yang semakin dekat. Kondisi ini disebut jadi masa-masa krisis stok darah.
Ketua PMI Sleman Mafilindati Nuraini menjelaskan, memang saat akhir tahun minat masyarakat untuk donor biasanya akan turun. Lantaran disibukkan dengan kegiatan mobilitas dan liburan. Begitu juga ketika bulan Ramadan, karena mayoritas masyarakat menjalani ibadah puasa. Editor : Sevtia Eka Novarita