Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bambang Rabiyes Kondang dengan Lawakan Kasar Spontan yang Susah Ditandingi

Delima Purnamasari • Rabu, 24 Desember 2025 | 23:08 WIB
Pemakaman Bambang Rabiyes. 
Pemakaman Bambang Rabiyes. 

SLEMAN - Pelawak kondang asal Dusun Pajangan, Pandowoharjo, Sleman, Bambang Joko Purnomo atau lebih dikenal dengan Bambang Rabiyes meninggal dunia pada Rabu (24/12/2025).

Putra Ki Sugito ini meninggal pada usia 55 tahun lantaran penyakit yang diderita.

Rekan Bambang, Marwoto Kawer menilai, almarhum memang dikenal sebagai sosok pemberontak dan kerap berbicara kasar.

Terlebih, jika menemui sesuatu yang tidak sreg di hatinya.

Namun, sebenarnya orangnya sangat baik dan ngalahan.

Tidak ngotot dalam berbagai hal.

Hal tersebut didasarkan pada pengalamannya. Ketika diberi pengertian berdasar logika, Bambang cenderung menghargai dan manut.

"Ketemu orang ngomongnya, heh asu, kowe neng ngendi saiki, itu kedekatan. Sejak Lik Gito Gati begitu," terangnya ditemui di rumah duka.

Kepergian Bambang dia sebut jadi kehilangan tersendiri.

Terlebih, dia direngkuh dan ditampung oleh Gito Gati bersaudara sejak pulang dari ketoprak keliling.

Diberikan gaji yang nilainya paling besar dibanding yang lain.

Ke depan dia ingin terus mendorong lahirnya seniman baru dari keluarga besar dari Gito Gati sebagai balas jasa.

Baik itu dengan merengkuh maupun mengajak diskusi.

Terlebih, sudah ada berbagai penerus yang terkenal, seperti Ki Edi Suwondo maupun Mara Wasis Pembayun Putro.

"Saya bisa hidup di jogja karena Gito Gati mau menampung saya. Saya harap ada yang muncul dari Gito Gati ini," terangnya.

Marwoto bercerita, banyak sekali pentas almarhum yang dia ingat.

Dia menilai, saat di lapangan, siapa pun yang jadi tandem sulit mengungguli Bambang.

Entah itu pelawak asal DIY atau Jakarta sekalipun.

Jika tampil bersama, dia sendiri memilh sekadar memberi umpan.

Lantaran jika mengejar performa lawakan Rabies tidak akan sampai.

"Batu aja bisa diketawain. Kalau di lapangan semua bisa disikat habis," katanya.

Menurutnya, memang yang sulit adalah menandingi karakter Bambang.

Guyonannya khas spontan kasar.

Tak jarang mengumpat. Beberapa orang memang belum tentu bisa menerima.

"Ditandingi susah mungkin karena dari bapaknya. Ngomong itu bukan pakai bibir, tapi hati, langsung duar gitu," katanya.

Sebelum berpulang, sebenarnya Bambang sempat diajak untuk pentas. Namun, tidak diperbolehkan keluarga lantaran kondisi kesehatan.

Pernah suatu ketika dia berjalan, tiba-tiba berhenti, mengaku jika kakinya tidak kuat.

"Tangannya juga sempat terbakar itu, waktu ngerokok malah ketiduran," katanya. (del)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#dalang #Pelawak kondang #GITO GATI #Bambang Rabiyes #Bambang Rabiyes meninggal dunia #Ki Sugito #lawakan cak lontong