SLEMAN - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai forum konsolidasi struktur DPD hingga DPRa. Rakerda ini mengusung tagline Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raih Kemenangan.
"Kami sampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPC yang telah melengkapi kepengurusan hingga tingkat DPRa," ungkap Ketua DPD PKS Kabupaten Sleman Ribut Lupiyanto.
Ia menegaskan, DPC dan DPRa akan terus didorong sebagai pusat kegiatan dan pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan ini, dia juga mengapresiasi peran Dewan Etik Daerah (DED) dan Majelis Pertimbangan Daerah (MPD). Menurut Ribut, keduanya dinilai luar biasa dalam menjaga soliditas dan kualitas kepengurusan.
Ribut menegaskan bahwa PKS Sleman terus membangun budaya organisasi yang egaliter dan terbuka terhadap masukan.
Sementara Ketua DPW PKS DIY Budi Wiyarno dalam arahannya menekankan, agar setiap program partai tidak sekadar menambah kesibukan. Tetapi benar-benar berkontribusi dan berdampak nyata. Ia menegaskan pentingnya kegiatan yang terukur, dengan indikator jelas serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Rakerda ini diikuti oleh jajaran lengkap struktur PKS Kabupaten Sleman. Meliputi pengurus MPD dan DED, pengurus harian dan sekretaris bidang DPD, ketua dan pengurus harian DPC se-Kabupaten Sleman, serta anggota legislatif PKS DPRD Kabupaten Sleman dan DPRD DIY.
Dalam kesempatan tersebut, PKS Sleman meluncurkan sejumlah program strategis, di antaranya Gerakan 3T: Tanggap Tonggo Teparo, Forum Ayah, Kanal Monggo Curhat, Pasar Kita Semua, Relawan PKS Sambatan, Gerakan Memilah Sampah (Gemas), Gerakan Sayangi Masyarakat Rentan dan Disabilitas (Samarasa), relawan digital, hingga gerakan rekrutmen PKS.
Selain membahas program kerja seluruh bidang, Rakerda juga diwarnai pembacaan puisi oleh Zen Al Faruq bertema bencana. Lagu Manusia-Manusia Kuat yang dinyanyikan bersama menambah spirit kader menuntaskan proker.
Editor : Sevtia Eka Novarita