Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi Keluarkan 8 Guguran Lava Pijar hingga 1,5 Km di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Status Tetap Siaga Level III

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 19 Desember 2025 | 13:30 WIB
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.

SLEMAN – Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, termasuk wilayah Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan. Berdasarkan laporan resmi Badan Geologi melalui MAGMA Indonesia, pada periode pengamatan 18 Desember 2025 pukul 00:00 hingga 24:00 WIB, tercatat 8 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya.

Guguran lava tersebut mengarah ke Kali Sat/Putih, Kali Krasak, dan Kali Bebeng. Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut, dengan asap kawah bertekanan lemah berwarna putih setinggi 25 meter di atas puncak. Cuaca di sekitar puncak mendung, angin tenang ke timur, suhu udara 18,2-22,9°C, dan kelembaban tinggi mencapai 69-99%.

Aktivitas kegempaan juga cukup intens, dengan:

- 89 kali gempa guguran (amplitudo 2-25 mm, durasi 55,29-191,61 detik),

- 47 kali gempa hybrid/fase banyak (amplitudo 2-35 mm, durasi 11,59-65,08 detik),

- 1 kali gempa vulkanik dangkal (amplitudo 42 mm, durasi 14,43 detik),

- 2 kali gempa tektonik jauh.

Tingkat aktivitas Gunung Merapi tetap pada Level III (Siaga). Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung, yang berpotensi memicu awan panas guguran (APG).

Rekomendasi BPPTKG dan PVMBG:

1. Potensi bahaya utama berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya (Sungai Boyong maksimal 5 km; Sungai Bedog, Krasak, Bebeng maksimal 7 km) serta sektor tenggara (Sungai Woro 3 km; Sungai Gendol 5 km). Lontaran material vulkanik eksplosif bisa mencapai radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di kawasan rawan bencana (KRB).

Baca Juga: Bukan karena Dana atau Keamanan Pangan, Delapan SPPG di Kabupaten Magelang Hentikan Operasional Sementara

3. Waspadai bahaya lahar dingin dan APG, terutama saat hujan di sekitar puncak Merapi.

4. Antisipasi gangguan abu vulkanik yang bisa memengaruhi kesehatan dan penerbangan.

5. Jika ada perubahan signifikan, status akan segera ditinjau ulang.

Masyarakat di Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, dan sekitarnya diimbau tetap tenang namun waspada, mengikuti arahan dari BPBD setempat serta memantau informasi resmi dari PVMBG. (iwa) 

Sumber: Badan Geologi, PVMBG, BPPTKG (https://magma.esdm.go.id). Laporan disusun oleh Tri Mujiyanta.

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi hari ini #aktivitas merapi #Merapi Hari Ini #status merapi #Erupsi Merapi #merapi erupsi