Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi Kembali Aktif: 13 Kali Guguran Lava hingga 2 Km, Status Tetap Siaga Level III

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 7 Desember 2025 | 12:40 WIB
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang.  (BPPTKG)
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang. (BPPTKG)

SLEMAN – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik sepanjang Sabtu (6/12/2025). Badan Geologi melalui PVMBG melaporkan terjadinya 13 kali guguran lava pijar ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter atau 2 km, terutama mengarah ke Kali Sat/Putih, Kali Krasak, dan Kali Bebeng.

Sepanjang periode pengamatan 00.00–24.00 WIB, asap kawah teramati berwarna putih dengan ketinggian 150–400 meter di atas puncak. Cuaca di sekitar gunung cukup bervariasi, dari cerah hingga hujan dengan curah hujan mencapai 46 mm/hari.

Data Kegempaan 6 Desember 2025

- Guguran: 104 kali (amplitudo 2–24 mm)

- Hybrid/Fase Banyak: 68 kali (indikasi aktivitas magma)

- Low Frequency: 1 kali

- Tektonik Jauh: 1 kali

Tingkat Aktivitas & Zona Bahaya

Gunung Merapi saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Potensi bahaya utama berupa:

- Awan panas guguran di sektor selatan–barat daya hingga 7 km (Kali Krasak, Bebeng, Bedog, Boyong)

- Di sektor tenggara hingga 5 km (Kali Gendol) dan 3 km (Kali Woro)

- Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat mencapai radius 3 km dari puncak

PVMBG menegaskan suplai magma masih terus berlangsung dan dapat memicu awan panas guguran kapan saja di dalam wilayah potensi bahaya.

Rekomendasi Resmi PVMBG

1. Dilarang melakukan segala bentuk aktivitas di daerah potensi bahaya.

2. Waspadai bahaya lahar hujan terutama saat hujan deras di puncak dan lereng Merapi.

3. Antisipasi gangguan abu vulkanik yang dapat menyebar ke pemukiman sekitar.

4. Masyarakat diminta tetap tenang namun selalu memantau informasi resmi.

Jika terjadi perubahan signifikan, status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau ulang. (iwa) 

Sumber: Badan Geologi – PVMBG (magma.esdm.go.id)

#GunungMerapi #MerapiSiaga #GuguranLava #AwanPanas #VulkanologiIndonesia

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #awan panas guguran #BPPTKG Yogyakarta #merapi erupsi #lava pijar