SLEMAN - Jalur Tol Prambanan-Tamanmartani belum bisa dibuka saat momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru). Hal itu karena jalur masih dalam proses perbaikan.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengaku, telah dilakukan survei jalur Tol Banyudono, Boyolali sampai Prambanan dan masuk kawasan Tamanmartani Sabtu (29/11). "Jadi dari pihak Jasa Marga (menyebut, Red) belum bisa dilakukan fungsional, baru sampai 10 kilometer. Ujungnya di Tamanmartani masih perbaikan," bebernya usai pengecekan Smart CCTV Jogjakarta Minggu (30/11).
Sebelumnya, jalur tersebut sudah dilakukan uji coba pada momen Lebaran 2025. Namun, jalur ini akan tetap disiapkan saat terjadi kepadatan.
Baca Juga: Catat! Berikut Daftar 12 Kantong Parkir Saat Malioboro Full Pedestrian pada 1-2 Desember 2025
Meski demikian, kemacetan di Prambanan menuju Jogja, lanjutnya, akan diantisipasi dengan pengalihan lalu lintas. Sebab wilayah ini menjadi titik bertemunya kendaraan dari Jakarta, Jawa Timur, Solo, dan Semarang. “Dibuang ke selatan dan utara, sehingga di Bogem tidak terjadi penumpukan,” bebernya.
Pergerakan arus kendaraan saat nataru, diprediksi mencapai 2,9 juta secara nasional. Baik yang mengarah ke Sumatera hingga Trans Jawa. Sementara arus balik diperkirakan mencapai 2,8 juta. “Itu dihitung sampai tanggal 4 Januari 2026,” jelasnya.
Baca Juga: Liga 4 Putaran Provinsi Resmi Berganti Nama Piala Gubernur DIY Tahun 2025/2026
Sebelumnya, Tol Fungsional Prambanan-Tamanmartani dibuka pada 24 Maret sampai 27 April untuk mendukung lalu lintas libur Lebaran. Kendaraan yang masuk ke Tol Tamanmartani masih diberlakukan satu arah dari selatan.
Rekayasa lalu lintas untuk memecah kepadatan ini membuat kendaraan dari arah utara akan dibelokan ke jalan kampung. Hanya saja, tetap terjadi penumpukan kendaraan pada exit Tol Tamanmartani hingga Padukuhan Dayakan. (oso/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita