Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Potensi Panen 90 Persen! Begini Kiat Sukses Pengelola Ternak Ayam Petelur KWT Sekar Dadi Yang Ada di Sleman

Yogi Isti Pujiaji • Senin, 24 November 2025 | 18:35 WIB

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sleman Shodiqul Qiyar SIP segera menuju kandang ternak KWT Sekar Dadi pekan lalu
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sleman Shodiqul Qiyar SIP segera menuju kandang ternak KWT Sekar Dadi pekan lalu
Penyuluh Pertanian Kalurahan Margodadi Sugiyatno menjelaskan, kandang ternak ayam petelur KWT Sekar Dadi bersih dan higienis.

Hasilnya bisa maksimal. Menurutnya bisa mencapai 90 persen. Atau antara 450-500 butir telur per hari.  “Kuncinya adalah perawatan rutin yang baik,” katanya.

Salah satu yang harus konsisten dilakukan adalah pemberian makan terjadwal. Sehari dilakukan dua kali pada pukul 08.00 dan 16.00. Jumlah pakan yang diberikan juga harus sesuai dengan umur ternak.

Misalnya, saat usia ayam 17 minggu maka tiap satu ekor jatah pakannya 0,80 gram. Jumlah pakan ini akan bertambah seiring usia ayam.

Pakan yang diberikan memang harus diatur, termasuk dengan air minum, dan vitaminnya. Dengan demikian, biaya produksi yang dikeluarkan juga bisa tetap terkendali.

"Memang ayam ini jenisnya bisa betelur setiap hari. Mulai bertelur setelah usia 18 minggu. Ini diberikan usia 16 minggu jadi sekitar dua minggu lagi bertelur," jelasnya.

Faktor lain yang mesti diperhatikan adalah kesehatan ayam dan kualitas telur.

Sugiyatno menilai hal itu menjadi tantangan tersendiri karena unggas rawan sakit di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah seperti saat ini.

Sehingga, apabila ditemukan ada yang tidak sehat penanganannya harus cepat.

Bisa dengan melakukan karantina, pemberian obat, hingga meminta pemeriksaan dari dokter hewan.

Agar nantinya kematian bisa dicegah.

"Tapi sampai saat ini di KWT Sekar Dadi dari 600 ekor belum ada yang mati. Semoga tidak ada.

Tapi kalau kenyataan di lapangan, ayam di atas 500 ada yang sakit satu atau dua itu hal yang wajar," ucapnya.

Menurut Sugiyatno, bisnis ayam petelur ini memang sangat menjanjikan bagi kesejahteraan para petani.

Ketika pemeliharaan dilakukan dengan baik maka biaya produksi dijamin akan mencukupi dan bisa mendapatkan keuntungan optimal.(del/yog)

Editor : Bahana.
#Sleman #ternak ayam petelur