SLEMAN — Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali meningkat pada Minggu (2/11/2025). Berdasarkan laporan resmi Badan Geologi melalui Info BPPTKG Yogyakarta, hari ini tercatat empat kali kejadian awan panas guguran (APG) atau yang dikenal masyarakat sebagai wedhus gembel.
Peristiwa pertama terjadi pada pukul 14.27 WIB, dengan arah luncuran ke Barat Daya sejauh 2.000 meter. Awan panas ini terekam dengan amplitudo maksimum 27 mm dan durasi 197 detik, disertai arah angin bertiup ke Timur.
Selang sekitar setengah jam, APG kedua terjadi pada pukul 15.00 WIB. Luncuran awan panas kali ini juga mengarah ke Barat Daya, dengan estimasi jarak 1.500 meter, amplitudo 12,48 mm, dan durasi 142,66 detik. Kondisi visual saat kejadian dilaporkan berkabut.
Kejadian ketiga tercatat pada pukul 16.08 WIB, dengan jarak luncur sekitar 1.700 meter ke arah Barat Daya, amplitudo maksimum 34,7 mm, dan durasi 168,62 detik. Visual masih dilaporkan tertutup kabut.
Sementara itu, pada video resmi Badan Geologi yang dibagikan sore hari, terlihat jelas aktivitas awan panas pada kejadian pertama yang terjadi pukul 14.27 WIB.
Badan Geologi menegaskan bahwa tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga), yang telah ditetapkan sejak 5 November 2020.
Masyarakat diminta untuk tetap mematuhi rekomendasi dan tidak beraktivitas di daerah potensi bahaya, terutama di sektor Barat Daya meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Perkembangan aktivitas Gunung Merapi dapat dipantau melalui akun resmi Instagram Badan Geologi atau saluran WhatsApp resmi. (iwa)
#MerapiSiaga #AktivitasMerapi #SiagaMerapi #Merapi2025
Editor : Iwa Ikhwanudin