Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sempat Jaya di Era Warnet dan Gamenet, Puluhan Gamer Kembali Nostalgia Seal Online di Sleman City Hall 

Iwan Nurwanto • Selasa, 28 Oktober 2025 | 03:05 WIB

 

SERU: Suasana kompetisi Seal Online dalam acara Seal Lovers Game Festival 2025 yang diselenggarakan di Sleman City Hall, Senin (27/10/2025).
SERU: Suasana kompetisi Seal Online dalam acara Seal Lovers Game Festival 2025 yang diselenggarakan di Sleman City Hall, Senin (27/10/2025).

SLEMAN - Suasana nostalgia masa keemasan game online Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (MMORPG) terasa kental dalam Seal Lovers Game Festival 2025.

Kegiatan tersebut mempertemukan puluhan gamer untuk berkompetisi game Seal Online di Sleman City Hall (SCH) pada Senin (27/10/2025).

Perwakilan Komunitas Seal Lovers Indonesia Bara mengatakan, festival tersebut memang bertujuan untuk mewadahi para pecinta game Seal Online untuk bernostalgia.

Sebab game berlatar dunia fantasi tiga dimensi dengan gaya grafis kartun itu cukup booming di tahun 2010-an.

Baca Juga: Lolos ke Fantastic Four, Tim Bosa Ingin Kawinkan Gelar dan Kembali Raih Juara Umum di DBL 2025

Menurutnya, era tersebut merupakan masa di mana para gamer banyak menghabiskan waktunya untuk bermain game online di warnet dan gamenet.

Sehingga lewat Seal Lovers Game Festival 2025, komunitas pecinta game tersebut ingin memberikan wadah seperti kompetisi e-sport.

“Banyak teman-teman yang dulu main di warnet belum sempat punya acara seperti ini, sehingga kami ingin kangen-kangenan lagi dengan suasana baru,” ujar Bara saat di sela acara.

Baca Juga: Kasus TBC di Kabupaten Gunungkidul Naik karena Dinkes Gunakan Metode ACF yang Sasar Kelompok Berisiko

Bara menyatakan, selain dikemas dengan konsep festival. Seal Lovers Game Festival 2025 juga menghadirkan kompetisi antarguild (komunitas) dengan format pertandingan 18 pemain lawan 18 pemain.

Total ada empat guild dari komunitas di seluruh Indonesia yang ikut dalam kompetisi tersebut.

Dia mengakui, dari segi grafis game Seal Online memang cenderung lebih klasik dan tidak semewah game zaman sekarang.

Baca Juga: Penjual Bakso Babi di Ngestiharjo Ternyata Beragama Islam, Ini Kata RT Setempat...

Namun keasyikan game tersebut bagi pecintanya tidak pernah lekang oleh waktu.

“Game ini juga mulai banyak pemain baru, termasuk anak-anak muda,” ungkap Bara.

Sementara itu, salah satu anggota komunitas dari Tangerang Seto menyatakan, game Seal Online tetap menjadi pilihan bagi pencintanya karena seru.

Baca Juga: Gambar Dua Maskot, Massa Padmanaba Ingin Persahabatan dengan Patbhe Bisa Terus Terjalin

Lantaran game tersebut menuntut keahlian pemainnya untuk bertahan dari serangan lawan.

Selain dari sisi permainan, karakter dari game Seal Online yang berbentuk kartun juga dinilai lucu. Sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pemainnya.

“Saya mulai bermain sejak masih SD sekitar tahun 2004, dulu sibuk sekolah jadi tidak bisa bermain. Sehingga sekarang sangat terasa nostalgianya,” kata Seto. (inu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Gamenet #SEAL Online #warnet #nostalgia #gamer