SLEMAN - Anda tidak salah membaca judulnya. Karena yang datang ke kantor Jawa Pos Radar Jogja pada Jumat (24/10/2025) sore lalu adalah Setiyono yang merupakan mahasiswa dari Yunan Minzu University di Tiongkok.
Dia kini tengah belajar Bahasa Indonesia di Laboratorium BIPA Fakultas Bahasa Sastra Budaya Universitas Negeri Yogyakarta.
Setiyono adalah nama Indonesia yang diberikan dosennya di Tiongkok sebelum datang ke Indonesia. Nama aslinya adalah Zhao Enceng.
"Saya pilih nama Setyono karena ada unsur nama marga saya Zhao," ujarnya.
Saat sesi tanya jawab dengan redaktur senior Radar Jogja Adib Lazwar Irkhami, Setiyono yang sejak awal pemaparan duduk di barisan terdepan dan membawa mikrofon perekam, langsung bertanya.
Dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata tapi bisa dimengerti, Setyono bertanya terkait proses pencarian berita dan juga tips menghindari berita hoaks.
Setiyono yang merupakan mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia itu menjadi salah satu yang paling menonjol di antara 39 mahasiswa asal empat kampus di Tiongkok saat melakukan ekskursi ke Radar Jogja.
Empat universitas tersebut yaitu Guangdong University of Foreign Student (GDUFS), Beijing Foreign Studies University (BFSU), Yunan Minzu University (YMU), dan Xi’an International Studies University (XISU).
Selain Setiyono ada pula nama-nama seperti Gunawan, Wahyu, Naura, Hailina, serta nama khas Indonesia lainnya bagi mahasiswa asal Tiongkok tersebut.
Pemberian nama tersebut diberikan oleh dosen Bahasa Indonesia di negara asalnya.
"Karena kalau dengan nama asli Tiongkok sulit juga kita menghafalnya," kata dosen pengajar BIPA UNY Bekti Anggi Kuala Kencana.
Bekti menyebut, kunjungan ini bertujuan agar para mahasiswa dapat mempelajari penggunaan bahasa Indonesia secara langsung dalam dunia jurnalistik.
“Jadi tujuan kami ke sini adalah anak-anak (para mahasiswa) bisa belajar Bahasa Indonesia dalam media massa langsung dari ahlinya,” tuturnya.
Baca Juga: Jelajah Ruang Menoreh 2025 Geo Heritage Harmony Festival. Bukti Jogja Menarik untuk Wisata Olahraga
Tutor BIPA UNY Jananthi Cucu Jayadi menambahkan, pilihan belajar ke Radar Jogja karena kebetulan ada mata kuliah media massa. "Ini untuk mengenalkan secara langsung bagaimana proses media massa di Indonesia dan detailnya, kami pergi ke Radar Jogja," tambahnya.
Jananthi menjelaskan mahasiswa asing dari Tiongkok ini sebelumnya sudah mengambil jurusan Bahasa Indonesia dari universitas asalnya.
“Mereka ke sini (Indonesia) seperti transfer kredit atau student exchange biasa menyebutnya. Belajar di sini satu (atau) dua semester di sini (Indonesia), (nanti) di sana tinggal melanjutkan lagi (studi),” ungkapnya. (Bernadetta Ivana Geraldine/Clara Christa Melati Putri/pra)
Editor : Winda Atika Ira Puspita