SLEMAN - Jaringan toko kelontong tradisional yang tergabung dalam sampoerna retail community (SRC) DIY menggelar acara YBKS (Yuk Belanja ke SRC) di GOR Bimoseno, Pandowoharjo, Sleman, Sabtu (25/10/2025).
Acara ini bertujuan untuk mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di DIY.
Ketua Panitia Sarjiman menjelaskan YBKS ini merupakan program yang diinisiasi bersama oleh para penjual toko kelontong tradisional yang ada di DIY.
Selain untuk mengapresiasi para pelaku UMKM, acara ini juga dilaksanakan guna memberikan penghargaan bagi para pembeli.
"Kami memberikan reward bagi pelanggan karena para pelanggan setia itu mereka berbelanja di toko kami. Lalu kami adakan undian bagi mereka yang berbelanja," katanya.
SRC sendiri merupakan kumpulan toko-toko kelontong yang awalnya dari skala UMKM.
Kemudian mereka dibina dan tergabung dalam satu komunitas dengan visi dan misi yang sama untuk mengembangkan usaha.
Di wilayah DIY dan Purworejo, jumlah toko SRC mencapai lebih dari 3.800 gerai, sebagian besar merupakan toko kelontong milik pribadi.
Para pemilik toko ini terhimpun dalam 10 paguyuban di Jogjakarta, dengan konsentrasi terbanyak berada di wilayah Sleman.
"Tapi intinya acara ini kami hanya memanjakan pelanggan kami. Pelanggan toko masing-masing itu. Jadi, mereka ibaratnya kalau orang Jawa itu niteni," ujar Sarjiman.
Menurut Sarjiman, meskipun YBKS ini secara kasat mata hanya acara semacam pengundian hadiah saja.
Tapi secara esensi acara ini mempunyai misi untuk pemberdayaan UMKM.
"Tujuannya jelas, kami cuma ingin mengangkat UMKM. Kami sama-sama mengangkat UMKM agar naik kelas. Seperti dengan program Pemerintah di Dinas Koperasi itu kan UMKM naik kelas," jelasnya. (ayu)