Bayi malang tersebut ditinggalkan bersama sejumlah perlengkapan bayi yang diduga masih baru.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, penemuan bayi tersebut berawal ketika ada seorang warga mendapati sebuah kotak styrofoam berwarna putih berukuran sekitar 40x60x30 cm di wilayah RT. 05 RW. 02. Merasa curiga, kotak tersebut kemudian dibuka.
Setelah kotak itu dibuka, betapa terkejutnya warga saat mengetahui isinya adalah seorang bayi berjenis kelamin perempuan dalam kondisi masih hidup.
Bayi itu ditemukan terbungkus kain dan diletakkan bersama perlengkapan seperti baju, kaos kaki, topi, tisu, popok, tas perlengkapan, dan dot.
"Warga segera mengambil tindakan cepat. Bayi tersebut langsung dilarikan ke RSUD Prambanan untuk mendapatkan pertolongan dan observasi medis," ujarnya, Sabtu (25/10).
Dari hasil pemeriksaan dokter, lanjut Salamun, bayi itu menunjukkan kondisi yang sangat baik dan sehat.
Bayi itu memiliki berat badan 3,02 Kg dan panjang 47 cm, dengan pernapasan yang normal.
Petugas kepolisian dari Polresta Sleman pun juga segera mendatangi lokasi kejadian di Ngentak Beloran untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Langkah awal yang dilakukan meliputi pendataan saksi dan bayi sebagai korban. Bayi saat ini berada di bawah pengawasan medis di RSUD Prambanan.
Selain pemeriksaan saksi dan observasi korban, petugas juga fokus mencari bukti-bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi penemuan, untuk mengidentifikasi dan melacak pelaku yang tega menelantarkan bayi tak berdosa ini.
"Kasus ini kini dalam tahap penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa orang tua yang tega membuang buah hatinya tersebut," cetus Salamun. (ayu).
Editor : Bahana.