Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tugas Wartawan Awasi Birokrasi Pemerintahan: Buka UKW, Busyro Sentil Pidato Kadinas Kominfosan Kota Jogja

Kusno S Utomo • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 07:00 WIB

 

KOMPETEN: Lima orang peserta UKWmewawancarai Anggota Dewan Pers Busyro Muqoddas di Hotel Loman Park Hotel, Jumat (10/10/2025).
KOMPETEN: Lima orang peserta UKWmewawancarai Anggota Dewan Pers Busyro Muqoddas di Hotel Loman Park Hotel, Jumat (10/10/2025).

SLEMAN - Kemampuan profesional wartawan harus terus diasah. Salah satunya melalui uji kompetensi wartawan (UKW).

Melalui UKW itu menjadi upaya meningkatkan kualitas jurnalis. “Ideologi jurnalis juga harus terus dikembangkan,” pinta Ketua Komisi Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Dewan Pers Busyro Muqoddas saat membuka UKW  PWI DIY di Loman Park Hotel Jumat (10/10/2025).

Diingatkan, UKW menjadi standar profesionalitas di dunia jurnalistik.

Instrumen penting dalam rangka memastikan wartawan memahami etika, hukum pers, dan tanggung jawab sosial. Pers, lanjut mantan ketua KPK itu merupakan pilar keempat demokrasi.

Karena itu, independensi dan integritas wartawan harus dijaga. Pers memiliki peran mengawasi kekuasaan.

Dengan jurnalis yang kompeten, demokrasi bakal sehat. Sebaliknya, jika tidak, rawan disalahgunakan.

Busyro juga menyinggung pentingnya HAM dan chek and balance  dalam  penyelenggaraan pemerintahan.

“Birokrasi harus diawasi. Salah satu yang menjadi pengawas itu adalah wartawan,” tandas ketua KY pertama ini.

Busyro lantas mengulas pidato Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosan) Kota Jogja Tri Hastono.

Kelik sapaan akrabnya, memberikan sambutan sebelum Busyro bicara. Pernyataan Kelik seputar pentingnya antara pemerintah daerah dengan pers membangun chek and balance mengundang atensi Busyro.

Dia memuji pidato Kelik yang hadir mewakili wali kota Jogja. Sambutan disampaikan tanpa teks.

“Kalau besok ada pilkada lagi, kita bisa dukung Pak Tri Hastono ini,” ucap Busyro yang mengundang geer peserta dan tamu undangan.

Busyro juga mengapresiasi dukungan Bank BPD DIY dalam membangun pers yang sehat.

Dia mendoakan Dirut Bank BPD DIY Santoso Rohmad yang hadir di acara tersebut terus diberikan kesehatan. “Tetap sehat dalam memimpin Bank BPD DIY,” ungkap Busyro.

Dalam sambutannya, Kelik mengakui hubungan antara pemerintah dan media harus dibangun atas dasar kemitraan yang sehat.

“Kami juga siap dikritik dan diberi masukan agar terjadi check and balance dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.

UKW PWI DIY diikuti 14 orang peserta. Acara didukung Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Bank BPD DIY dan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) PT BP Kedaulatan Rakyat.

“Peserta ada 14 orang. Enam wartawan muda, lima madya dan tiga orang wartawan utama,” ucap Direktur LUKW PT BP Kedaulatan Rakyat Octo Lampito. (kus)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#ukw #Busyro Muqoddas #Uji Kompetensi Wartawan