SLEMAN - RSUD Sleman melaksanakan soft launching Klinik Gagal Jantung Senin (8/9). Kehadiran fasilitas ini penting sebagai langkah strategis untuk menghadapi tingginya angka penyakit kardiovaskular.
Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan RSUD Sleman Eka Priastana Putra menyebut, dibukanya fasilitas ini agar seluruh lapisan masyarakat bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Hal ini mengingat gagal jantung jadi penyebab utama kesakitan dan kematian di Indonesia. Termasuk di Kabupaten Sleman.
"Ini upaya nyata kami dalam memberikan layanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas," katanya di Klinik Jantung dan Pembuluh Darah Lantai 4 Gedung Pelayanan Terpadu RSUD Sleman.
Eka menyebut, klinik gagal jantung ini dilengkapi dengan tim medis berpengalaman. Termasuk peralatan diagnostik modern. Misalnya, ekokardiografi, MSCT Cardiac, MRI Cardiac, program rehabilitasi jantung terintegrasi, dan sistem monitoring pasien yang komprehensif.
Baca Juga: Ada 24 Bangunan di Kulon Progo yang Tak Kantongi PBG, Satpol PP Ancam Akan Lakukan Penertiban
"Harapannya RSUD Sleman mampu menjadi center of excellence layanan kardiovaskular di Jogjakarta," tambahnya.
Terpisah, Ketua Dewan Pengawas RSUD Sleman Mahendro Prasetyo Kusumo menjelaskan, rumah sakit ini juga berencana membangun gedung trauma center dan onkologi. Menurutnya, trauma center dipilih karena Sleman jadi daerah rawan kecelakaan.
Baca Juga: Kronologi Mutilasi: Penemuan 66 Potongan Tubuh Manusia di Pacet Mojokerto Jawa Timur
Sementara onkologi karena kanker juga menjadi penyakit yang sering ditemukan. "Untuk tanah yang jadi lokasinya sudah dibeli," tambahnya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita