SLEMAN - Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta Rheza Sendy Pratama meninggal dunia usai mengikuti demonstrasi di Polda DIY. Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui secara resmi kronologi yang terjadi.
Ketua BEM Universitas Amikom Yogyakarta Alfito Afriansyah menyebut, belum mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan kematian rekannya. Hanya saja berdasarkan informasi yang didapat, almarhum mengikuti demo pada Sabtu dan Minggu (30-31/8).
"Untuk video yang beredar itu benar Rheza. Terkonfirmasi dari teman sekelas dan motornya," terangnya ditemui di rumah duka.
Dia menyebut, Rheza sempat terekam menaiki motor bersama kawannya. Namun, jatuh dan tertinggal saat aparat melemparkan gas air mata.
"Dia posisi di depan. Untuk yang membonceng belum tau siapa. Tapi bukan mahasiswa Amikom," katanya.
Fito mengatakan, alhamarhum baru duduk di semester lima. Meski bukan anggota BEM, memang dikenal aktif bersuara ketika ada kebijakan pemerintah yang tidak berkenaan.
Saat kejadian sendiri secara kelembagaan BEM Amikom tidak turut serta. Dia menyebut ini mempertimbangkan kondisi yang mencekam dan berbahaya.
"Saat ini kami fokus meredam amarah mahasiswa Amikom. Untuk aksi besok kami sampaikan secara kelembagaan akan menarik diri," tambahnya. (del)
Editor : Sevtia Eka Novarita