Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sugijanta, Tukang Asal Klaten yang Temukan Peluru Mortir di Sleman Saat Akan Tanam Pohon Tanjung

Delima Purnamasari • Senin, 11 Agustus 2025 | 22:45 WIB
Lokasi penemuan peluru mortir.
Lokasi penemuan peluru mortir.

 

SLEMAN - Sebuah peluru mortir ditemukan di Dusun Tanjung, Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak pada Minggu (10/8/2025) lalu sekitar pukul 16.50. Berlokasi di halaman rumah warga bernama Muhammad Mahmud Abdul Karim.

Penemunya adalah Sugijanta. Seorang tukang bangunan asal Klaten yang diminta untuk membuat taman. Saat kejadian dia tengah membuat lubang untuk menanam pohon tanjung.

"Setengah meter ketemu besi. Kena linggis bunyi tang teng tang teng. Kami kira pipa PDAM, kami gali-gali ujungnya lancip," terangnya saat ditemui di lokasi, Senin (11/8/2025).

Dia menyebut hanya melakukan penggalian hingga separuh bagian saja. Lalu berhenti dan melakukan pelaporan di kepolisian setempat.

"Diangkat tadi malem sama Gegana, berat kok. Perkiraannya hampir 500 kg. Itu lingkar diameter hampir 80 cm dan panjang 180 cm," terangnya.

Sugijanta bercerita saat tengah malam akan dipindah oleh kepolisian, warga termasuk pemilik rumah diminta melakukan evakuasi. Harus berjarak setidaknya 100 meter dari lokasi.

"Tidak boleh lihat proses ngangkatnya. Bahaya kalau meledak karena dayanya sampai tiga kilometer," terangnya.

Walau demikian, dia mengaku tidak khawatir. Lantaran penggaliannya tidak sampai mengenai pemantik dari mortir. Usai dilakukan evakuasi proyek juga bisa dilanjutkan kembali. Bahkan lubang bekas penemuan sudah ditanami dengan pohon tanjung berikut dengan pondasi yang mengelilinginya.

"Selama saya nukang baru pertama kali nemu seperti ini. Apalagi ukurannya langsung besar. Kalau biasanya itu cuma granat nanas yang kecil-kecil," katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, dalam proses evakuasi penemuan peluru mortir ini dilakukan oleh Tim Gegana Brimob Polda DIY. Dipimpin oleh AKP Hendro Purnomo.

"Selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman. Lokasi dijaga oleh personil penjinak bom dan Polsek Cangkringan," terangnya.

Salamun menyebut, setibanya petugas Gegana langsung dilakukan penggalian lanjutan. Demi keamanan benda diduga mortil tersebut di bawa ke seputaran DAM di Kapanewon Cangkringan.

"Sampai saat ini lokasi di jaga oleh personil Jibom Gegana Brimob Polda DIY dan personil Polsek Cangkringan," tambahnya. (del)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#penemuan mortir #Sleman #mortir peninggalan belanda #penemuan #mortir #mortir peninggalan belanda ditemukan