SLEMAN - Tidak hanya mural di Kalurahan Triharjo yang dihapus. Kini mural yang berada di Dusun Temuwuh Kidul, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping juga telah dihapus.
Sebelumnya di lokasi gambar berupa tengkorak menggunakan topi jerami. Sementara di sampingnya ada tulisan "Merdeka?"
Berdasarkan informasi dari warga sekitar penghapusan dilakukan pada Kamis (7/8) malam. Penghapusan dilakuan dengan menimpa gambar dengan cat berwarna hitam.
Walau demikian, di sisi gambar yang tertutup berisi berbagai tulisan. Mulai dari "Bilangnya begini maksudnya begitu", "Kita abadi yang fana itu waktu", "Mengheningkan cipta", "Kebenaran akan terus hidup", hingga "Kita ada dan berlipat ganda."
Ada pula salah satu kutipan terkenal dari salah satu tokoh One Piece Dokter Hiluluk. "Kapan menurutmu manusia mati? Saat ditembak peluru? Tidak. Saat dia terkena penyakit mematikan? Tidak. Saat dia meminum sup jamur beracun? Tidak! Tapi saat dia dilupakan."
Warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya mempertanyakan penghapusan ini. Terlebih, sampai ada forum pembahasan mengenai persoalan ini.
"Tidak mengganggu jalan kenapa harus dihapus? Ini kreativitas pemuda saja," katanya ditemui di lokasi, Jumat (8/8).
Sementara itu, Sekretaris Karang Taruna Dusun Temuwuh Kidul Dandun Asmara juga membenarkan soal penghapusan ini. Hal ini dilakukan oleh pemuda sendiri.
"Iya betul," terangnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Penggambaran oleh pemuda karang taruna setempat sendiri dilakukan lantaran adanya kesamaan kondisi negara dengan cerita film One Piece. Dinilai negara sedang tidak baik-baik saja dan semua orang pasti merasakannya.
Sementara itu, Dukuh Temuwuh Kidul Firmansyah tidak mau berkomentar banyak soal penghapusan ini. Dia menyebut lebih baik membuat viral persoalan yang dirasakan masyarakat, seperti jalan rusak.
"Urusan saya banyak, tidak hanya satu saja," katanya. (del)
Editor : Iwa Ikhwanudin