Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buat Mural Bajak Laut Topi Jerami dari Anime One Piece, Pengurus Karang Taruna Temuwuh Kidul, Balecatur Sebut sebagai Lambang Keresahan

Delima Purnamasari • Kamis, 7 Agustus 2025 | 03:22 WIB
 
ADA DI JALAN:  Mural bergambar tengkorak bajak laut topi jerami dari anime One Piece di jalan persimpangan Balecatur, Gamping, Sleman
ADA DI JALAN: Mural bergambar tengkorak bajak laut topi jerami dari anime One Piece di jalan persimpangan Balecatur, Gamping, Sleman
 
SLEMAN - Sebuah mural bergambar tengkorak bajak laut topi jerami dari anime One Piece ditemukan di persimpangan jalan di Kalurahan Balecatur, Gamping, Sleman. Gambar yang dibuat oleh karang taruna setempat ini disebut sebagai lambang keresahan. 

Tidak hanya bergambar One Piece, di area sekitarnya turut ada berbagai tulisan seperti "Merdeka?", "Merdeka atau Mati", hingga "Hidup tanpa Kebebasan seperti Sebuah Tubuh tanpa Jiwa".

 Baca Juga: Darwin Nunez Diprediksi Masuk Skuad Liverpool di Community Shield Ditengah Spekulasi Transfer

Sekretaris Karang Taruna Dusun Temuwuh Kidul, Balecatur Dandun Asmara menjelaskan, mural dibuat sekitar 25 Juli. Tidak ada intensi khusus untuk menjatuhkan siapa pun. Lantaran niat awal hanya iseng untuk memanfaatkan sisa cat yang digunakan untuk merenovasi pos ronda. 

"Pemilihannya karena teman-teman memang sangat suka dengan One Piece," ungkapnya saat ditemui di lokasi Rabu (6/8). 

Walau demikian, dia juga menyebut memang ada makna-makna tersirat dari gambar ini. Lantaran ada kesamaan kondisi negara dengan cerita One Piece

 Baca Juga: LPG Gunungkidul Ajak Peneliti Kolaborasi Majukan Inovasi Pangan

"Jadi enggak adil buat rakyat. Negara sedang tidak baik-baik saja, semua orang pasti merasakan," tambahnya.  

Dia mencontohkan akan adanya fenomena orang dalam yang segala urusannya dipermudah. Sementara rakyat biasa dipersulit. "Menyampaikan keresahan untuk mengkritik, tapi bukan menjatuhkan," tegasnya. 

 Baca Juga: Menohok, Ini Jawaban KDM Saat Dibilang Memiliki Sifat Radikal

Disinggung soal represi yang mungkin dirasakan, Dandun mengatakan mendengar karyanya ini akan dihapus oleh pihak berwajib. Hal ini sudah jadi obrolan dari para tetua desa. Padahal selama proses pembuatan, dilakukan pengurus karang taruna secara terbuka. "Nanti malam kemungkinan sudah dihapus. Sudah ada kabar-kabar dari pihak berwajib," keluhnya. 

Apabila benar akan dihapus, Dandun mengatakan akan mengambil langkah aman. Meski demikian, tetap akan menanyakan dasar penghapusan gambar ini. Sebab dia merasa tidak melanggar aturan apapun. 
 
"Kemungkinan pemerintah sini cuma takut sama pemerintahan yang lebih di atas. Ikut-ikutan daerah lain gitu," tambahnya. (del/eno) 
 
 
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Bajak Laut Topi Jerami #kalurahan #Balecatur #karang taruna #mural #Gamping #one piece