SLEMAN- Pembangunan Jalan Prambanan–Gayamharjo telah selesai 50 persen dari target sepanjang 9,08 kilometer. Proyek ini menjadi bagian dari jaringan jalan strategis Prambanan–Gayamharjo–Tawang–Ngalang–Gading yang membentang sejauh 27,58 kilometer.
"Kami memastikan proses pembangunan jalan Prambanan-Gayamharjo sudah selesai sepanjang 4,5 km," ujar Ketua Komisi C DPRD DIY Nur Subiyantoro disela kunjungan proyek jalan tembus Prambanan-Gading di Sambirejo, Jumat (1/8/2025).
Pembangunan jalan tembus Prambanan-Gayamharjo ini termasuk dalam pembangunan tahap ke dua. Pembangunan awal dimulai pada tahun anggaran 2023-2024 kemudian dilanjut tahun 2024-2025 dan akan diteruskan di tahun 2025-2026 yang saat ini sedang dalam proses pengajuan.
"Total ada 9 km Prambanan-Gayamharjo," tuturnya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang diusulkan oleh Gubernur DIY. Bahkan, sisa jalan yang belum dibangun juga akan diajukan melalui anggaran IJD.
"Sisa ini, kami harapkan bisa menjadi penghubung dari exit tol Manisrenggo menuju Sleman hingga Gunungkidul," bebernya.
Salah satu tujuan pembangunan jalur tersebut untuk merespon adanya tol di DIY yang berpotensi meningkatkan investasi. Peluang tersebut dimanfaatkan agar terjadi peningkatan sektor ekonomi dengan mempermudah akses jalan penghubung.
"Pemprov DIY dan kabupaten/kota harus mengikuti dengan program pembangunan jalan pendukung agar akses menuju destinasi pariwisata bisa lebih baik," jelasnya.
Anggota Komisi D DPRD DIY Aslam Ridlo menambahkan jalan tersebut statusnya merupakan salah satu jalan provinsi. Namun, dari segi pembiayaan juga didukung dari anggaran IJD. Sehingga lebih menghemat pengeluaran dari Dana Keistimewaan (Danais) untuk pembangunan jalan.
"Kami berharap, pembangunan selanjutnya untuk Gayamharjo-Tawang nanti juga ada insentif dari IJD supaya cash flow lebih aman," ujarnya.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY Wira Sasongko Putro menyampaikan proyek jalan Prambanan-Gayamharjo merupakan bagian dari rencana pembangunan jalan Prambanan-Gading. Akhir tahun ini direncanakan akan merampungkan tambahan sepanjang 1,5 km.
"Harapannya 1,5 km bisa dilaksanakan tahun ini sehingga tahun depan tinggal tersisa 3km dari target yang ditentukan untuk Prambanan-Gayamharjo," ujarnya.
Ia juga berencana mengakses anggaran dari IJD di tahun 2025-2026 untuk merampungkan jalur Prambanan-Gayamharjo. Namun, kecepatan pembangunan proyek tersebut juga bergantung pada anggaran yang dialokasikan.
"Belum tahu apakah anggaran untuk melanjutkan 4,5 km itu bisa dilaksanakan tahun ini dan tahun depan atau tidak," ucapnya.
Masyarakat, lanjutnya, sebentar lagi sudah bisa mengakses Jalan Prambanan-Gayamharjo. Masyarakat yang hendak ke Tebing Breksi ataupun wilayah disekitarnya dari JalanPrambanan-Piyungan bisa melalui jalan itu.
"Harapannya akhir 2026 atau mulai 2027 jalan tembus Prambanan-Gading sudah bisa digunakan sepenuhnya," katanya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin