Kegiatan yang dilangsungkan di Stadion Tridadi ini turut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Agenda dengan tema Satya Haprabu untuk Indonesia Maju ini dihadiri 23.500 anggota Kokam. Di dalamnya ada beragam kegiatan.
Mulai dari atraksi bela diri, pemberian bantuan bedah rumah, hingga penyematan penghargaan pada anggota Kokam.
Sigit menjelaskan dalam momen ini ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Kokam dengan Polri.
Nota kesepahaman tersebut terkait ketahanan pangan untuk mendukung program asta cita dari Presiden Prabowo.
"Ketahanan pangan khususnya yang ditugaskan pada kepolisian, menanam jagung satu juta hektare. Dengan kontribusi Kokam maka saya yakin bisa tercapai, bahkan lebih," terangnya.
Atas alasan itu pula dia memilih apel bisa diselenggarakan pada siang hari. Ketika cuaca sedang panas. Ini untuk menunjukkan militansi anggota Kokam.
"Saya pilih jamnya siang karena petani tidak lepas dari matahari. Kalau tidak uji dulu program tidak akan berhasil," tambahnya.
Dia sebut program penanaman jagung ini begitu krusial. Lantaran dibutuhkan sebagai pakan ternak yang nantinya digunakan untuk mensuplai program makan bergizi gratis.
Adanya kebutuhan yang meningkat dia sebut harus diikuti dengan stok yang terjaga. Dengan begitu, harga tidak melambung tinggi.
Di sisi lain, dia memastikan program bisa dilakukan dengan maksimal. Hal ini melalui upaya mempersiapkan bibit yang unggul, pupuk yang terdistribusi dengan baik, serta pemanfaatan maksimal alat dan mesin pertanian.
"Termasuk upaya agar penyerapan jagung maksimal. Kami bekerja sama bulog maupun pengusaha pakan ternak swasta dan nasional," tambahnya.
Dia menyebut saat ini tengah terjadi krisis pangan, energi, dan ekonomi. Jadi, diperlukan sikap dan kebijakan untuk menghadapi tantangan tersebut. Semua elemen harus kompak dan bersatu.
"Harapannya jadi ekosistem baru yang bisa menumbuhkan ekonomi. Lalu menyejahterakan petani," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir yang turut hadir menyebut, MoU mengenai ini adalah program yang konkret. Ketahanan pangan merupakan masalah bersama.
"Kerja sama Muhammadiyah dan kepolisian ini untuk kepentingan bangsa," terangnya. (del)
Editor : Bahana.