Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masalah Bau di TPST Sendangsari Tidak Kunjung Tuntas, Ketua DPRD Sleman Sebut Harus Dievaluasi

Delima Purnamasari • Selasa, 17 Juni 2025 | 22:34 WIB

 

TPST Sendangsari di Kapanewon Minggir
TPST Sendangsari di Kapanewon Minggir
SLEMAN - Hadirnya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sendangsari di Kapanewon Minggir masih terus dikeluhkan warga setempat.

Hal ini utamanya soal bau menyengat yang tidak kunjung bisa terselesaikan.

Salah satu warga sekitar TPST Sendangsari Muhammad Zaenuri menyebut, sejak beroperasi bau tidak pernah hilang dan tergantung arah angin. Terkadang bahkan baunya bisa parah.

"Tapi memang tidak sesering dahulu," katanya.

Dia menilai, sebenarnya Pemerintah Kabupaten Sleman sudah memahami persoalan ini.

Bukannya dipindah, tetapi justru ditambah fasilitas penyempurna yang tidak pernah mampu menghilangkan dampak bau.

"Harapan semua warga terdampak untuk TPST Sendangsari bisa dipindah," kata Zaenuri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Epiphana Kristiyani menjelaskan, TPST Sendangsari sempat bau lantaran pihaknya tengah menjemur Refuse Derived Fuel (RDF) organik.

Setelah kejadian itu, telah dilakukan upaya penyemprotan dengan minyak cengkeh dan penutupan dengan terpal.

"Semoga sudah tidak bau," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sleman Y. Gustan Ganda menyebut, pada APBD perubahan 2024 persoalan ini sudah dibahas. Telah disiapkan anggaran untuk menyelesaikan bau di TPST Sendangsari.

"Tapi tidak terselesaikan. Artinya ada kegagalan dalam menangani permasalahan bau sampah. Kalau tidak mampu mohon maaf kepala dinas akan dievaluasi," katanya.

Dia menyebut evaluasi tidak semata-mata menghukum. Namun, memberikan pendampingan agar strategi yang digunakan sesuai. Misalnya, dengan mendatangkan ahli yang tepat.

"Ini kami akan panggil DLH memastikan apa sebenarnya yang terjadi," tambahnya.

Ganda menyebut, dalam penanganan sampah di Bumi Sembada sebenarnya telah ada solusi terdekat.

Ini dengan membangun insinerator yang berkemampuan besar dan nilai investasi bersama pihak ketiga lebih dari Rp 200 miliar.

"Bupati sekarang belum bisa menata 100 persen anggaran karena masih bahasan dari bupati dulu. Nanti di 2026 baru full dan semakin kuat," tambahnya. (del)

Editor : Bahana.
#Sleman #DPRD Sleman #TPST Sendangsari