Kegiatan diawali dengan upacara yang diikuti oleh Satgas Cakra Buana, pengurus DPC, pengurus anak cabang, hingga ranting. Dengan jumlah sekitar 300 orang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman Koeswanto menjelaskan, kader PDI Perjuangan merupakan orang-orang nasionalis. Sehingga penyambutan hari lahir Pancasila merupakan agenda wajib.
"Pancasila ini jadi dasar dan pedoman hidup bangsa. Harus dijaga dan pahami," katanya.
Dia menegaskan, nilai-nilai yang terkandung pada setiap sila harus diterapkan di masyarakat. Untuk itulah DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman turut menyelenggarakan kegiatan donor darah.
Anggota DPRD DIJ tersebut menilai donor darah adalah bentuk aksi kemanusiaan. Setetes darah bisa jadi nyawa bagi orang lain.
Dia menargetkan kegiatan ini bisa diikuti oleh sebanyak-banyaknya orang. Terlebih, masyarakat umum juga bisa berpartisipasi.
"Program ini juga merupakan instruksi dari dewan pengurus pusat," tambahnya.
Koeswanto juga menegaskan agar seluruh kader di lembaga legislatif maupun eksekutif bisa terjun langsung di masyarakat.
Utamanya melakukan advokasi sehingga anggaran yang ada bisa kembali ke masyarakat. Baik untuk pembangunan fisik maupun pemberdayaan.
Hal senada diungkapkan oleh kader PDI Perjuangan Danang Maharsa. Dia menilai kegiatan ini penting untuk bisa memenuhi stok darah yang kurang di Sleman. Ini imbas dari banyaknya kebutuhan masyarakat.
"Ini bentuk kebersamaan dari partai untuk yang membutuhkan. Semoga nanti bisa membantu mereka yang membutuhkan khususnya di bulan kelahiran Bung Karno ini," tandas laki-laki yang juga merupakan Wakil Bupati Sleman tersebut. (del)
Editor : Bahana.