Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Datangi Pabrik, Pegawai PT. Mataram Tunggal Garment Berdoa Bersama untuk Rumah Kedua Mereka

Delima Purnamasari • Kamis, 22 Mei 2025 | 03:25 WIB
Anggap Jadi Rumah Kedua, Pegawai Tetap Datang Lihat Kondisi Pabrik Garmen di Ngaglik yang Terbakar
Anggap Jadi Rumah Kedua, Pegawai Tetap Datang Lihat Kondisi Pabrik Garmen di Ngaglik yang Terbakar

 

SLEMAN - Aprilia Hastuti tetap datang ke PT. Mataram Tunggal Garment, meski tahun pada Rabu (21/5) sekitar pukul 03.00 tempatnya bekerja itu kebakaran. Meski sudah diinfokan diliburkan, karyawan tetap datang untuk melihat kondisi tempat kerjanya. 

 

Tak banyak yang bisa dilakukan. Beberapa berpelukan untuk menenangkan rekannya yang sedih. Mereka pun sempat dilakukan doa bersama oleh karyawan yang datang ke lokasi. Mereka berharap agar musibah ini bisa segera teratasi. "Tadi diinfokan kalau libur. Tapi belum tau kelanjutannya seperti apa," katanya. 

 

Dia menyebut kebakaran terjadi di gudang dan ruang packing. Lokasi ini merupakan tempat untuk pakaian yang siap kirim. 

 Baca Juga: Pabrik PT Mataram Tunggal Garment di Ngaglik, Sleman Terbakar Tiga Kontainer Garmen Gagal Diekspor

Karyawan lain Giyarti. Perempuan yang telah bekerja di PT. Mataram Tunggal Garment Donoharjo selama 20 tahun ini mengaku ingin melihat tempat kerjanya.  "Masih mantau karena tidak tega ninggalin. Enggak nyangka karena biasanya aman aja," katanya. 

 

Perusahaan sendiri dia anggap seperti rumah keduanya. Dia hanya bisa menahan air mata lantaran kejadian ini.  "Tapi proses kembalinya pasti lama tidak satu dua bulan. Jadi kemungkinan akan sambil kerja yang lain," katanya. 

 

Begitu pula dengan Murtini. Meski sudah jadi mantan pegawai dia ingin melihat lokasi tempat kerjanya dulu. Di perusahaan ini dia mengaku memiliki banyak kenangan bersama teman-temannya.  "Tadi nengok tinggal kerangka. Rasanya ikut prihatin," kata perempuan usia 55 tahun ini. 

 Baca Juga: Hendak Mencari Rumput, Warga Lendah Justru Temukan Mayat Bayi di Sungai Progo, Jasad Diketahui Lahir Prematur

Dari pantauan Radar Jogja para pegawai yang mayoritas perempuan ini terus menunggui proses pemadaman. Saat ada pegawai yang datang mereka saling berpelukan dan tak jarang menestkan air mata.

Disebutkan PT.Mataram Tunggal Garment perusahaan ini memproduksi pakaian wanita yang diekspor di berbagai negara. Mulai dari Jepang, Amerika, dan Taiwan (del/pra) 

 

Editor : Heru Pratomo
#buruh #Diliburkan #berdoa bersama #rumah kedua #PT Mataram Tunggal Garment