SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyerahkan 232 surat keputusan (SK) pensiun bagi pegawai negeri sipil (PNS) terhitung mulai 1 Juli sampai 1 Desember 2025. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Parasamya kemarin (19/5).
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Sleman Budi Pramono menjelaskan, calon purnatugas ini berasal dari 35 organisasi perangkat daerah. Paling banyak berasal dari dinas pendidikan sejumlah 138 dan dinas kesehatan sebanyak 28 orang.
"Pengurusan surat pensiun bisa dilakukan satu pintu di BKPP. Jadi kami yang menguruskan," katanya.
Budi menyebut jika dibandingkan antara PNS yang masuk dan pensiun jelas tidak imbang. PNS yang masuk hanya 144 orang, sementara yang pensiun mencapai 483. Namun, hal ini bisa ditambal dengan adanya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
"Jumlah PPPK sekitar 580. Ini masih terus berproses," katanya.
Menurutnya, dari sisi kebutuhan pegawai pemerintah kabupaten Sleman masih mengalami kekurangan. Hanya saja hal ini diatasi dengan optimalisasi kinerja setiap personel.
Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menjelaskan, kekurangan pegawai ini terjadi di banyak daerah. Hal ini merupakan konsekuensi dari kemampuan keuangan yang memang terbatas.
"Jadi kami tempatkan di posisi yang tepat. Sedikit orang, tetapi kemampuannya tinggi tentu segala kendala bisa diatasi," tambahnya.
Dia juga mengimbau agar calon purnatugas tetap berkarya di lingkungan atau di komunitas masing-masing. Sehingga, terus jadi individu yang bermangaat bagi orang lain. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita