Tidak Hanya Lakukan Pembangunan Fisik, TMMD Reguler Sleman Turut Fokus pada Kegiatan Sosial
Delima Purnamasari• Rabu, 7 Mei 2025 | 03:00 WIB
SIMBOLIS: Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 di Lapangan Pondokrejo, Tempel, Sleman Selasa (6/5).
SLEMAN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-124 dibuka pada Selasa (6/5). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0732/Sleman ini bertempat di Lapangan Pondokrejo, Kapanewon Tempel.
Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Yusuf Prasetyo menjelaskan, TMMD reguler ini tidak hanya fokus pada proyek pembangunan. Namun, jadi ajang kegiatan sosial untuk masyarakat.
“Kegiatan pengobatan gratis dan donor darah juga diselenggarakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.
Dansatgas TMMD Ke-124 Kodim Sleman tersebut menerangkan, ada berbagai kegiatan sosial lain. Mulai dari penyerahan bantuan kepada masyarakat kurang mampu, pameran UMKM lokal, SIM Keliling, perpustakaan keliling, hingga penanaman pohon.
"Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Harapannya bisa meningkatkan kesehatan dan perekonomian warga," katanya.
Dalam TMMD ini sendiri ada dua sasaran. Pertama, sasaran fisik yang terdiri dari pembangunan talut jalan dan irigasi, cor blok jalan, pembuatan gorong-gorong, rehab rumah tidak layak huni lima unit, rehab tempat ibadah satu unit, pembangunan sumur bor lima unit, pembangunan MCK dua unit, rehab sarana air bersih satu unit, dan penanaman pohon buah 550.
Kedua ada sasaran non-fisik. Terdiri dari penyuluhan wawasan kebangsaan, hukum dan kamtibmas, pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan, serta stunting.
Waktu penyelenggaraan TMMD Reguler ke-124 ini selama 30 hari. Mulai 6 Mei sampai dengan 4 Juni 2025 dengan total anggaran Rp 1,5 miliar.
Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menjelaskan, program TMMD ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Menurutnya kegiatan ini semakin relevan sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
"Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nilai dan semangat kebangsaan,” ucap Harda. (del)