Kegiatan diselenggarakan di Kantor Kalurahan Banyuraden. Ganti rugi sendiri diberikan pada 37 warga terdampak dengan 44 bidang tanah.
Berdasarkan pengamatan Radar Jogja di lokasi, terdapat sales-sales mobil yang menawarkan produknya pada warga. Mereka juga aktif memberikan brosur.
Sales Konsultan Honda Anugrah Yogyakarta Firas Zuhair menjelaskan, penawaran langsung pada warga penerima ganti rugi tol ini dinilai efektif.
Hal ini karena bisa langsung mengerucut ke target pasar.
Apalagi kalau ditemukan warga yang memang sudah mengalokasikan uang untuk membeli kendaraan.
"Kami juga display mobil dan mengadakan test drive gratis. Hari ini kami bawa Honda BR-V yang segmennya untuk keluarga dengan tujuh tempat duduk," katanya.
Firas menyebut pada hari pembagian ganti rugi memang pihaknya masih fokus untuk memberikan penawaran dan membagikan brosur.
Biasanya nanti akan ada konsumen-konsumen yang berpeluang untuk membeli mobil. Di kesempatan yang lain pihaknya akan menghubungi mereka kembali.
"Kami juga sediakan diskon khusus bagi masyarakat yang berminat membeli," tambahnya.
Dia menegaskan, hanya melakukan penawaran semata. Tidak ada paksaan pada masyarakat untuk melakukan pembelian unit.
"Semua unit mobil dengan merek Honda kami tawarkan. Bersama calon konsumen kami akan diskusikan anggaran dan prioritas penggunaannya seperti apa," katanya.
Sementara itu, salah satu warga penerima ganti rugi Slamet mengaku, turut jadi sasaran penawaran mobil dari sales. Dia sendiri turut diberikan brosur.
"Tapi saya enggak berminat karena di rumah sudah punya mobil," kata laki-laki yang bekerja sebagai penjual bensin dan tambal ban ini.
Slamet menjelaskan, tanahnya yang terdampak adalah sawah dengan luas 100 meter lebih. Dia mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 500 juta. (del)
Editor : Bahana.