SLEMAN - Regenerasi jadi salah satu kunci untuk menjaga ketahanan pangan. Salah satu strateginya adalah dengan penggunaan teknologi untuk menarik minak anak muda tekuni sektor pertanian.
Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Rofiq Andriyanto menjelaskan, strategi tersebut penting lantaran anak muda dekat dengan dunia digital. Menurutnya, pertanian di Bumi Sembada sudah mengarah ke sana meski belum menyeluruh.
"Contohnya itu dengan penggunaan greenhouse atau sentuhan vertikultur," katanya.
Selain itu, Rofiq menyebut pentingnya pengawalan pasca-panen. Hal ini lantaran banyak anak muda merasa ragu akan hasil yang diperoleh dari sektor pertanian.
"Harus terintegrasi. Mungkin agak susah menjual hasil komoditas, tapi bisa dijual sebagai produk," katanya.
Dia mencontohkan penjualan acar untuk komoditas timun. Bisa juga penjualan dimsum dan nugget untuk komoditas ayam.