Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Merapi Erupsi Dua Kali pada Hari Jumat, Luncurkan Awan Panas Guguran (APG) Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 15 Maret 2025 | 03:29 WIB
Tangkapan layar CCTV Merapi Freekom (14/3/2025)
Tangkapan layar CCTV Merapi Freekom (14/3/2025)

SLEMAN - Gunung Merapi di Sleman erupsi sebanyak dua kali.

Luncurkan dua kali awan panas guguran (APG) ke arah hulu Kali Krasak.

APG alias wedhus gembel (sebutan oleh warga Merapi) terjadi pada Jumat 14 Maret 2025 sekitar pukul 15.00 WIB dan pukul 16.00 WIB. 

Laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan:

Teramati 2 kali awanpanas guguran (APG) ke arah hulu Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.800 m.

Teramati 4 kali guguran lava ke arah hulu Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.600 m dan 2 kali ke arah hulu Kali Bebeng sejauh maksimum 1.500 m.

Gunung Merapi memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. 

Cuaca di Gunung Merapi mendung. 

Angin bertiup tenang ke arah timur. 

Suhu udara 18.5 °C, kelembaban udara 97.8 %, dan tekanan udara 872.5 mmHg. 

Volume curah hujan 44 mm per hari. 

Baca Juga: PSIM Jogja Akan Asasmen Ulang SSA, Berharap Bisa Jadi Kandang dengan Penonton di Liga 1

Tingkat aktivitas Gunung Merapi SIAGA LEVEL III, ditetapkan sejak 5 November 2025.

Rekomendasi BPPTKG sebagai berikut:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Wedus Gembel #gunung merapi meletus #wedhus gembel #gunung merapi erupsi #awan panas guguran #merapi meletus #merapi erupsi #apg