Dia menyebut kegiatan ini jadi ajang untuk mendalami program asta cita dari pemerintah pusat.
"Kegiatan ini memberikan gambaran lebih jelas tentang misi atau kebijakan pemerintah pusat berupa asta cita," jelasnya.
Dengan demikian, pembangunan di daerah dapat bersinergi dengan tujuan pembangunan nasional.
Harda juga menilai retret ini sebagai ajang memperkuat kapasitas kepemimpinan. Terlebih, dihadirkan sejumlah pemateri dari berbagai bidang yang memberi wawasan strategis.
"Di sini juga cukup efektif untuk membangun silaturahmi dan jejaring dengan kepala daerah lain," tuturnya.
Dia menilai, hal tersebut akan berdampak positif dengan upaya percepatan pembangunan di Bumi Sembada. Baik itu soal ekonomi, pendidikan, hingga ketahanan pangan.
"Suatu wilayah tidak akan bisa tumbuh sendiri tanpa sinergi satu sama lain," katanya.
Selama program retret ini disebutkan para kepala daerah menjalani agenda sejak pagi hingga malam hari. Diawali dengan olahraga dan apel pagi. Dilanjutkan dengan pembekalan dari pukul 07.30 hingga 21.00 WIB.
"Serasa mengulang saat pertama kali jadi PNS," kenang Harda.
Dia menyebut, saat itu dia mendapat pembekalan latihan dasar untuk kebugaran lewat baris-berbaris. Selain itu, dibekali materi soal nasionalisme dan pembangunan karakter.
"Jadi membangun mentalitas abdi negara yang loyal terhadap bangsa dan negara serta siap melayani masyarakat," imbuhnya. (del)
Editor : Bahana.