Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Luas Panen Sleman Diproyeksikan 13.439 Hektare, 40 Persen Berpotensi Diserap Bulog: Begini Tata Cara Khususnya..

Delima Purnamasari • Jumat, 14 Februari 2025 | 05:45 WIB

 

Plt. Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Suparmono
Plt. Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Suparmono

SLEMAN – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman memproyeksikan luas panen dari Februari hingga April 2025 mencapai 13.439 hektare.

Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen berpotensi diserap oleh Perum Bulog.

Plt Kepala DP3 Suparmono menjelaskan, dari luas panen itu, diperkirakan akan dihasilkan 85.729 ton gabah kering panen, yang setara dengan 69.329 ton gabah kering giling.

“Dari jumlah tersebut, 40 persen yang terserap setara dengan 11.229 ton beras,” katanya, Kamis (13/2/2025).

Dia menyampaikan, ada tata cara khusus apabila petani ingin menjual hasil panennya pada Perum Bulog.

Petani harus memberitahukan rencana panen dua hari sebelumnya agar petugas dapat melakukan pengecekan lokasi, KTP, dan lahan.

Bulog hanya akan membeli gabah dalam jumlah minimal satu hingga dua ton per karung.

"Petani menyiapkan alat panen secara mandiri. Kemudian hasil panen ditimbang dan diangkut dengan armada dari Perum Bulog,” terangnya.

Setelah memenuhi semua persyaratan, pembayaran akan dilakukan melalui transfer bank dalam waktu satu hingga dua hari.

Suparmono menyebut, Bulog akan menyerap gabah dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

Hal ini tertuang dalam Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025 tentang perubahan atas Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras.

“Ketentuan tersebut menggantikan perincian harga sebelumnya yang memperhitungkan beberapa syarat seperti kualitas kadar air hingga derajat sosoh. Ketentuan rafaksi sudah tidak berlaku lagi,” tambahnya. (del/wia)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Pertanian #tata cara #DP3 Sleman #gabah #perum bulog #Petani #hasil panen