SLEMAN, RADAR JOGJA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menyebut pengundian lapak Pasar Godean segera dilakukan.
Tepatnya pada pekan pertama bulan Februari 2025.
Kepala Disperindag Kabupaten Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menjelaskan, pengundian ini akan dilakukan bersama dengan sosialisasi.
Baik itu terkait zonasi, tahapan, syarat yang harus dipenuhi, hingga aturan.
"Misal tahapan membuat gledek atau aturan tidak boleh mengubah bangunan karena masih miliknya pusat," katanya saat ditemui Jumat (31/1).
Menurut Mae, pengundian tidak mungkin dilakukan cukup sehari. Mengingat jumlah lapak yang mencapai 1.837.
Pengundian sendiri direncanakan di Pasar Godean yang telah diresmikan oleh Presiden Ketujuh Joko Widodo pada 2024 lalu.
"Insyaallah semua cukup. Jadi tidak ada pedagang di jalan, bakul belut juga di dalam," ucapnya.
Dia menyebut pengundian mulai tanggal 3 Februari 2025. Dalam sehari ada tiga sesi sehingga diperlukan waktu sekitar satu minggu.
"Penjual daging misal ada 50 itu satu blok, diundi dapat nomor berapa," ucapnya.
Pengundian ini dilakukan untuk menentukan lokasi tiap-tiap pedagang.
Meski demikian, zonasi dagangan sudah diatur untuk tiap komoditas di tiap-tiap lantai.
"Jadi nanti kalau pembeli mau mencari itu mudah. Tiap-tiap lantai sesuai komoditasnya," tambahnya.
Meski demikian, saat ditanya apakah perpindahan pedagang akan dilakukan setelah adanya fasilitas parkir sudah jadi atau tidak, Mae belum memberikan jawaban pasti.
Dia hanya menyebut permindahan akan dilakukan secara bersama-sama untuk semua pedagang.
"Nunggu atau tidak parkir nanti lihat kebijakannya seperti apa," ucapnya.
Soal rencana sosialisasi dan pengundian lapak ini turut dikonfirmasi salah satu pedagang Pasar Godean Paryanto.
Dia mengatakan pengundian ini penting segera dilakukan karena dalam pembuatan gledek harus tau dulu di mana lokasinya.
"Posisi setiap gledek pedagang tidak sama. Pembuatannya juga bisa tiga bulan lebih," ujarnya.
Di sisi lain, sebagai pedagang tlasaran dia menyebut belum tau mau ditempatkan di mana.
Awalnya mereka direncanakan di lantai tiga, tapi saat dihitung hanya muat untuk 140 pedagang. Sementara jumlah pedagang tlasaran 350.
"Saat ini kami masih menunggu kepastian dari dinas sembari menunggu parkiran permanen jadi," ucapnya.
Editor : Bahana.