Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terdampak Proyek Tol Jogja - Solo - YIA, Dua Jenazah di Makam Mbah Celeng Selesai Dipindah, Pohonnya Dikirim ke Keraton

Delima Purnamasari • Kamis, 16 Januari 2025 | 20:51 WIB

Pemindahan makam Mbah Celeng
Pemindahan makam Mbah Celeng
SLEMAN - Makam Kyai Kromo Ijoyo atau yang kerap disebut sebagai Situs Mbah Celeng selesai dipindah pada Kamis (16/1).

Sementara untuk pohon pule yang tumbuh di area makam disebut akan dikirim ke keraton.

Makam yang berlokasi di Dusun Ketingan, Tirtoadi, Kapanewon Mlati ini seluruhnya terdampak pembangunan jalan Tol Jogja-Solo paket 2.2.

Untuk lokasi relokasi sendiri berada tak jauh dari lokasi makam lama.

Humas Proyek Tol Jogja-Solo-YIA Area DIY PT Adhi Karya (Persero) Tbk Agung Murhandjanto menuturkan, lokasi area makam nantinya akan berupa timbunan.

Sementara tepat di atas makam akan ada box culvert.

"Jadi box pedestrian untuk akses masyarakat ke embung. Jadi makamnya memang harus direlokasi," katanya.

Dia menyebut pemindahan ini dilakukan dengan berkoordinasi dengan kepala desa, tokoh masyarakat, hingga pihak keraton.

Sehari sebelumnya GKR Mangkubumi sendiri turut memimpin prosesi pemindahan dengan menanam dua pohon pule di lokasi makam baru.

"Atas petunjuk GKR Mangkubumi pohon pule di makam lama dikersake masuk ke keraton. Jadi kami potong sedemikian rupa," ucapnya.

Ketua Tim Pelaksana Pemindahan Makam dari Al Iswat Semarang Joko Yudho mengatakan, sebelum melaksanakan pemindahan telah membuat acara selametan.

Begitu pula dengan warga dusun sendiri.

"Prosesnya lancar. Tadi dibantu ekskavator untuk bongkar bangunan di atasnya lalu dilanjutkan menggunakan alat manual," ucapnya.

Joko menyebut ada dua jenazah yang dipindahkan. Di dalamnya masih ditemukan tulang tengkorak, tangan, dan tulang kaki.

"Sebelum dipindah kami beri air zamzam dan wewangian. Acara mulai jam tujuh dan selesai jam sembilan," ucapnya.

Sementara itu, Lurah Tirtoadi Mardiharto menuturkan di wilayahnya ada enam makam yang terdampak. Namun, baru satu makam ini yang dipindah.

"Mbah Kromo Ijoyo ini cikal bakal dari Ketingan. Jadi wajib kami muliakan," ucapnya. (del)

Editor : Bahana.
#Mbah Celeng #Sleman #tol jogja solo